Kisah Pilu Ibu dan Bayi 17 Bulan Terjebak di Loteng Rumah Akibat Banjir Besar Bekasi

AKURAT. CO SUMSEL - Seorang ibu bernama Ayu Trianah Destarini membagikan kisahnya saat terjebak di loteng rumah akibat banjir besar yang melanda kota Bekasi.
Hal itu ia ungkapkan melalui story Instagram di akun pribadinya @ayutrianah.d pada Selasa (4/3).
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Tujuh Korban Perahu Terbalik di Sungai Rawas Utara
"bismillah yaallah yarabb. Minta tolong untuk wilayah Jatiasih dan sekitar atau yang sedang berada di BNPB perumahan pondok gede permai.
Saya minta tolong jika kalian sedang berada di sekitar sini saya minta bantuan infokan kepada pihak bantuan BNPB, perahu karet dan sebagainya. Saya dan keluarga saya terjebak banjir di lantai 2 rumah.
Saya minta tolong karena saya punya anak bayi saya ingin proses evakuasi saya dan anak saya", ujarnya.
Satu jam kemudian, Ayu kembali menginfokan kondisinya bersama keluarga yang masih belum mendapat bantuan.
"Kondisi lantai 2. Saat ini saya dan anak saya ada di atas loteng. Mohon bantuan teman-teman. Makasih" lanjutnya di story Instagram diikuti potret suasana rumahnya yang sudah direndam banjir.
Ayu terus mengupdate kondisinya yang masih terjebak setidaknya setiap 1-2 jam sekali.
Baca Juga: Inspirasi Outfit Stylish dan Nyaman untuk Buka Bersama di Ramadan
Terakhir unggahan storynya terlihat sekitar lima jam yang lalu dan menyatakan bahwa ia bersama anak dan keluarganya belum terevakuasi.
Hingga berita ini ditayangkan, ibu dari balita berusia 17 bulan ini belum mengkonfirmasi kenbali apakah ia dan keluaerganya sudah mendapat bantuan.
Baca Juga: Bolehkah Berenang Saat Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya!
Banjir besar melanda Kota Bekasi akibat curah hujan besar yang mengguyur sejak Senin malam (3/3).
Setidaknya ada 20 titik terendam banjir yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Bekasi.
Walikota Bekasi, Tri Adhianto menyatakan hari ini Bekasi telah lumpuh.
Baca Juga: Menanti Waktu Berbuka? Lakukan 5 Kegiatan Seru Ini Biar Puasa Makin Berkah!
Pasalnya, genangan air tak hanya ditemukan di jalan-jalan utama saja hingga tak bisa dilalui kendaraan.
Bahkan telah masuk ke dalam kantor-kantor pemerintahan dan kawasan pusat perbelanjaan di Bekasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









