Darurat Bencana Sumatera: 4 Kabupaten di Aceh Terisolir, 173 Nyawa Meninggal, 204 Orang Hilang

AKURAT. CO SUMSEL - Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Provinsi Aceh masih meninggalkan dampak begitu dahsyat.
Pemerintah setempat pun menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan masih ada empat kabupaten di Aceh yang masih terisolir tak terjangkau bantuan.
Hal ini dikarenakan akses untuk menuju wilayah tersebut masih sulit dijangkau akibat jalan yang terputus.
Adapun keempat wilayah yang masih terisolir antara lain Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Singkil.
Data BNPB menunjukkan akses antar wilayah di beberapa titik juga masih terputus akibat runtuhnya jembatan Kutablang di perbatadan Bireuen-Lhoksumawe.
Beberapa wilayah tersebut diantaranya Banda Aceh-Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang.
10 Kecamatan di Aceh Tamiang Tak Tersentuh Bantuan
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyatakan, dari 12 kecamatan yang terdampak banjir baru dua kecamatan yang dapat diakses untuk pendistribusian bantuan.
Kedua kecamatan tersebut yakni Kuala Simpang, Karang Baru serta sebagian Kecamatan Rantau.
Adapun 10 kecamatan lainnya masih belum terjangkau bantuan lantaran masih terendam banjir.
Fahmi menuturkan, jenis bantuan yang paling dibutuhkan rakyat Aceh Tamiang saat ini adalah beras, air bersih, makanan cepat saji dewasa dan juga bayi serta lauk pauk.
Baca Juga: Sempat Dibohongi Status Pernikahan, Inara Rusli Tolak Sujud Kaki Insanul Fahmi
Data Korban Banjir dan Longsor Aceh Sementara
Pemerintah Aceh melalui melalui Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan jumlah korban bencana banjir dan longsor di Aceh meningkat.
Hingga Selasa (2/12/2025) pukul 00:52, sudah 173 jiwa ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Selasa 2 Desember 2025
Adapun untuk korban luka berat hingga saat ini tercatat sebanyak 403 orang, luka ringan sebanyak 1.435 orang.
Sementara 204 orang lainnya dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian.
Pihak pemerintah Aceh merincikan, saat ini dampak dari bencana hidrometeorologi ini tersebar di 226 Kecamatan dan 3.310 Desa se-Aceh.
Jumlah pengungsi tercatat di 828 titik dengan total 97.305 kepala keluarga atau 443.001 jiwa.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









