Sumsel

Bocoran Terbaru iPhone 18, iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max: Harga Tembus Rp50 Juta, Unit Terancam Terbatas

Septiyanti Dwi Cahyani | 8 Agustus 2026, 08:00 WIB
Bocoran Terbaru iPhone 18, iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max: Harga Tembus Rp50 Juta, Unit Terancam Terbatas
iPhone 18 Pro

AKURAT. CO SUMSEL - Bocoran terbaru seri iPhone 18 hingga kini masih terus diperbincangkan.

Baik dari segi harga, kapasitas baterai, hingga fitur-fitur utama yang diusung.

Dari semua aspek tersebut, salah satu yang paling banyak dibahas adalah harga iPhone 18, iPhone 18 Pro, dan iPhone 18 Pro Max.

Baca Juga: Hasil Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Usai Ditahan Imbang Singapura

Berdasarkan prediksi yang beredar, harga awal iPhone 18 Pro disebut dapat mencapai sekitar USD 1.399 atau sekitar Rp25,2 juta untuk pasar Amerika Serikat.

Sementara itu, apabila perangkat resmi masuk ke Indonesia, harganya diperkirakan lebih tinggi.

Estimasi yang beredar menempatkan harga lini iPhone 18 Pro pada kisaran Rp31.999.000 hingga Rp51.999.000.

Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Hari Ini, Spider Man Brand New Day Masih Jadi yang Terlaris

Harga tersebut tentu dapat berbeda bergantung pada kapasitas penyimpanan dan kebijakan harga Apple untuk masing-masing pasar.

Selain itu, harga resmi Indonesia biasanya turut dipengaruhi oleh pajak, biaya distribusi, serta nilai tukar.

Untuk iPhone 18 Pro Max, berikut perkiraan harga berdasarkan kapasitas penyimpanan yang beredar:

Baca Juga: Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Sedang, Warga Tetap Diimbau Waspada

  • 256 GB diperkirakan sekitar Rp31.999.000.

  • 512 GB diperkirakan sekitar Rp35.499.000.

  • 1 TB diperkirakan sekitar Rp40.499.000.

  • 2 TB diperkirakan sekitar Rp51.999.000.

Baca Juga: Golkar Soal Kabinet Bayangan: Sah dalam Demokrasi, tapi Jangan Sekadar Sensasi

Perkiraan tersebut belum dapat dianggap sebagai harga resmi.

Angka yang beredar masih berasal dari prediksi dan laporan mengenai kemungkinan kenaikan biaya produksi komponen.

Salah satu faktor yang disebut dapat memengaruhi harga adalah kenaikan biaya komponen memori.

Baca Juga: Menhut Peringatkan Perusahaan di Sumsel: Jangan Main Api, Pelaku Karhutla Harus Ditindak Tegas

Harga DRAM dan media penyimpanan NAND disebut berpotensi memberikan tekanan terhadap biaya produksi perangkat.

Jika biaya produksi meningkat, Apple memiliki sejumlah pilihan, termasuk mempertahankan harga dengan menekan margin atau menaikkan harga jual.

Keputusan akhirnya baru dapat diketahui ketika Apple mengumumkan produk secara resmi.

Baca Juga: Tiga Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Karhutla di Tulung Selapan OKI Belum Berhasil Dipadamkan

Selain itu, bocoran terbaru juga menyebutkan ketersediaan unit seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan mengalami keterbatasan.

Menurut laporan terbaru dari Culpium, kekurangan pasokan DRAM menjadi penyebab utama yang dapat menghambat produksi dan distribusi model flagship terbaru Apple tersebut dalam beberapa pekan mendatang.

Laporan Culpium mengungkapkan bahwa iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone lipat pertama Apple yang disebut iPhone Ultra akan menggunakan chip A20 Pro SoC yang diproduksi berdasarkan node N2 milik TSMC.

Baca Juga: Menyamar Jadi Polisi, Pria di Palembang Diduga Beraksi Curi Susu di Enam Minimarket

TSMC dilaporkan telah berhasil mengembangkan volume produksi dan hasil produksi (yield) dengan baik, namun wafer yang dihasilkan kini menumpuk karena menunggu komponen DRAM untuk dikemas ke dalam chip.

Kondisi ini menciptakan bottleneck dalam rantai produksi yang dapat berdampak langsung pada jadwal peluncuran dan ketersediaan produk. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.