Tips Aman Berkendara Saat Cuaca Ekstrem dan Hujan Deras, Pengemudi Diminta Kurangi Kecepatan

AKURAT.CO SUMSEL Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini menjadi perhatian bagi para pengendara.
Selain menghambat aktivitas di jalan, hujan deras dan angin kencang juga meningkatkan risiko kecelakaan akibat jarak pandang yang terbatas, jalan licin, hingga potensi pohon tumbang dan genangan air.
Pakar keselamatan berkendara mengingatkan pengemudi agar lebih waspada saat berkendara di tengah cuaca buruk.
Keselamatan disebut harus menjadi prioritas utama dibanding memaksakan perjalanan cepat di tengah hujan lebat.
Salah satu risiko terbesar saat hujan deras adalah menurunnya visibilitas pengemudi. Kondisi tersebut dapat semakin berbahaya apabila kendaraan menggunakan kaca film terlalu gelap.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Bawa Doa Khusus Saat Haji 2026, Optimistis Ekonomi RI Tembus 6 Persen
Jika jarak pandang sudah terganggu lebih dari 40 persen, sebaiknya segera mencari tempat berhenti yang aman.
Apabila perjalanan harus tetap dilanjutkan karena kondisi mendesak, pengemudi wajib mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar jalan.
Pengendara harus menyesuaikan laju kendaraan dengan kemampuan pandangan mata serta menjaga jarak aman dengan kendaraan lain untuk menghindari tabrakan beruntun.
Kurangi kecepatan sesuai visibilitas, pastikan jarak pandang minimal 10 sampai 15 meter dan tetap jaga ruang reaksi kendaraan.
Selain itu, penting jug deselerasi atau menurunkan kecepatan saat hujan deras mulai turun.
Pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan minimal 10 kilometer per jam dari kecepatan normal agar kendaraan lebih mudah dikendalikan.
Dengan kecepatan yang lebih rendah, pengemudi memiliki waktu reaksi lebih panjang jika ada hambatan mendadak di depan.
Selain mengurangi kecepatan, pengendara juga diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian saat cuaca ekstrem.
Beberapa komponen penting yang perlu diperiksa antara lain kondisi ban, rem, lampu kendaraan, serta fungsi wiper.
Pengemudi juga diminta menghindari genangan air yang terlalu tinggi karena berisiko menyebabkan kendaraan mogok atau kehilangan kendali akibat aquaplaning.
BMKG sebelumnya mengingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Karena itu masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara.
Keselamatan berkendara saat hujan deras dan cuaca ekstrem dinilai sangat bergantung pada kedisiplinan pengemudi dalam mengontrol kecepatan dan menjaga fokus selama perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem




