Sinopsis The Bell Panggilan untuk Mati, Hidupnya Teror Hantu Panebok di Tengah Masyarakat Belitung

AKURAT. CO SUMSEL - Bioskop Indonesia kembali menghadirkan film horor dengan kisah yang diangkat dari mitos ata kepercayaan masyarakat di salah satu daerah Indonesia.
Film bertajuk The Bell: Panggilan untuk Mati, mengangkat legenda lokal hantu Penebok (tanpa kepala) 1yang memegang lonceng pemanggil kematian.
Mitos tentang teror hantu tanpa kepala ini hidup di tengah masyarakat Belitung.
Baca Juga: Dikejar Polisi, Pelaku Curanmor Tinggalkan Motor di Gandus
Seperti apa kisahnya? Simak sinopsisnya berikut ini.
Sinopsis The Bell Panggilan untuk Mati
Di Pulau Belitung, kepercayaan terhadap hal-hal mistis masih hidup di tengah masyarakat modern.
Baca Juga: Ratu Dewa Rotasi 19 Pejabat, Dorong Akselerasi Kinerja Pemkot Palembang
Salah satunya adalah sebuah lonceng keramat yang selama ratusan tahun dijaga oleh garis keturunan dukun untuk mengurung roh-roh jahat.
Namun ketika lonceng itu dibunyikan oleh orang yang tidak memahami risikonya, sebuah teror pun terlepas.
Penebok sosok setan tanpa kepala yang dikenal haus tumbal kini kembali dan mulai menghantui desa, menyebarkan ketakutan yang tak bisa dijelaskan. .
Baca Juga: Olah TKP Dilakukan, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak di Palembang
Teror tersebut memaksa Danto (Bhisma Mulia), yang telah lama meninggalkan Belitung, untuk pulang. Bersama Airin (Ratu Sofia) dan Hanafi (Maulidan Zuhri), ia terjebak dalam upaya melawan kekuatan tak kasat mata yang berakar pada kepercayaan lama dan rahasia yang belum sepenuhnya terungkap.
Daftar Pemain dan Orang di Balik Layar
The Bell Panggilan untuk Mati merulakan film arahan sutradara Jay Sukmo di bawah naungan rumah produksi Sinemata Buana Kreasindo.
Baca Juga: Sabu 10,3 Kg Digagalkan Beredar di Palembang, Dua Pengedar Diringkus
Nashkahnya ditulis oleh Priesnanda Dwisatria, dengan Aris Muda Irawan dan Rendy Gunawan sebagai produser.
Film ini menampilkan bintang-bintang muda seperti Bhisma Mulia, Ratu Sofia, Maulidan Zuhri, Givina Lukita Dewi, Syalom Razade, Mathias Muchus, Septian Dwi Cahya, hingga Nabil Lunggana. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









