Sejarah Hari Bumi, dari Aksi Tanggap Bencana Jadi Gerakan Lingkungan Global

AKURAT. CO SUMSEL - Hari Bumi atau Earth Day diperingati setiap tanggal 22 April yang jatuh pada hari Selasa kemarin.
Gagasan ini dicetuskan oleh Senator Gaylord Nelson pada 1970 dan diawali dengan gerakan lingkungan hidup di Amerika Serikat.
Munculnya gerakan ini didasari oleh aksi tanggap terhadap bencana tumpahan minyak besar di Santa Barbara, California 1969.
Pada saat itu, Senator Nelson mengajak seluruh masyarakat dan akademisi untuk menyuarakan keprihatinan terhadap kerusakan lingkungan melalui aksi damai.
Pada 22 April 1970, sekitar 20 juta orang dari berbagai latar belakang turun ke jalan menuntut perlindungan lingkungan.
Aksi ini kemudian menjadi titik balik penting dalam sejarah gerakan lingkungan modern .
Baca Juga: Kasus Penyakit di Sumsel Capai 23.884 Sepanjang 2024, TBC dan DBD Masih Jadi Ancaman Serius
Gerakan inilah yang kemudian mendorong terbentuknya lembaga perlindungan lingkungan Amerika Serikat (EPA).
Gerakan tersebut juga melahirkan beberapa kebijakan penting seperti Clean Air Act, Clean Water Act, dan Endangered Species Act.
Pada 1990, Hari Bumi berubah menjadi peringatan berskala internasional.
Baca Juga: Palembang Gaet Investor China, Siap Terapkan Teknologi Canggih Atasi Banjir
Dimana sekitar 200 juta orang di lebih dari 140 negara ikut serta dalam berbagai kegiatan lingkungan.
Sejak saat itu, Hari Bumi menjadi ajang tahunan untuk meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya menjaga kelestarian bumi.
Memasuki tahun 2025, Hari Bumi mengusung tema “Our Power, Our Planet” yang menyoroti pentingnya transisi ke energi terbarukan.
Momen ini digunakan sebagai pengingat bahwa Bumi adalah rumah bersama yang perlu dilindungi baik dari berbagai ancaman.
Seperti polusi, perubahan iklim, dan eksploitasi yang berlebihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








