Sumsel

Pelajar di Palembang Jadi Korban Penusukan OTK, Ibu Korban Lapor Polisi

Maman Suparman | 23 Oktober 2025, 15:49 WIB
Pelajar di Palembang Jadi Korban Penusukan OTK, Ibu Korban Lapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pelajar berinisial DF (15) menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal (OTK) saat melintas di kawasan Jalan Ratu Sianum, Lorong Asem, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, pada Sabtu (18/10/2025) dini hari.

Akibat kejadian itu, korban mengalami dua luka tusuk di bagian belikat dan lengan kanan, hingga harus mendapatkan perawatan di RSUD Dr. Mohammad Hoesin (Bari) Palembang.

Ibu korban, Rita Wulansari (41), tak terima anaknya diserang secara brutal tanpa alasan. Ia pun resmi melapor ke Polrestabes Palembang, Kamis (23/10/2025), untuk meminta agar pelaku segera ditangkap.

“Anak saya jalan kaki sendirian waktu itu, tiba-tiba diserang dari belakang oleh orang tidak dikenal. Ditusuk dua kali tanpa sebab,” ujar Rita dengan nada geram.

Baca Juga: Warga Palembang Geger, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Tiga Hari di Dalam Rumah

Menurut Rita, kejadian itu diketahui setelah anaknya pulang ke rumah dalam kondisi terluka dan diantar oleh teman. Ia kemudian langsung membawa DF ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Saya langsung panik waktu lihat kondisinya. Saya bawa ke RS Bari malam itu juga. Luka di belakang dan di tangannya cukup dalam,” tuturnya.

Hingga kini, DF mengaku tidak mengenali pelaku yang menyerangnya. Polisi pun masih menyelidiki motif di balik kejadian tersebut.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri, didampingi Pamapta Ipda Ammar, membenarkan laporan yang diajukan pihak keluarga korban.

“Laporan sudah kami terima. Kasus ini akan segera ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang di bawah tindak pidana umum,” jelas AKP Heri. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia