Anak 11 Tahun Terseret Arus Sungai Rawas, Tim SAR Kerahkan Dua SRU untuk Percepat Pencarian

AKURAT.CO SUMSEL Peristiwa tenggelamnya seorang anak laki-laki bernama Arsa (11) di Sungai Rawas, Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, memicu upaya pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.
Insiden yang terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB itu kini memasuki hari kedua pencarian.
Tim SAR dari Basarnas Palembang bersama TNI, Polri, BPBD, pemerintah desa, relawan, dan warga setempat bergerak cepat dengan membagi operasi menjadi dua tim khusus atau Search and Rescue Unit (SRU).
Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan strategi ini dilakukan untuk memaksimalkan peluang menemukan korban di tengah derasnya arus Sungai Rawas.
“Tim SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan menggunakan perahu karet dan perahu warga, sementara SRU 2 fokus pada penyelaman di titik-titik yang dicurigai,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Rp300 Ribu Hari Ini
Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban mandi bersama tiga rekannya di sungai. Tanpa diduga, arus sungai yang cukup kuat menyeret tubuh Arsa hingga tenggelam. Teman-temannya sempat berusaha menolong, namun derasnya arus membuat upaya penyelamatan gagal.
Derasnya arus Sungai Rawas menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Selain itu, kondisi air yang keruh juga menyulitkan tim penyelam dalam melakukan penyisiran di bawah permukaan.
Meski demikian, tim SAR gabungan terus berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian serta berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
“Kami berupaya semaksimal mungkin agar korban segera ditemukan. Semua unsur bergerak bersama di lapangan,” tegas Raymond.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya di wilayah bantaran sungai, untuk lebih waspada saat beraktivitas di perairan terbuka. Sungai dengan arus deras, terutama saat kondisi tertentu, dapat berubah menjadi ancaman yang tidak terduga.
Basarnas mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, serta memastikan keselamatan saat bermain atau mandi di sungai. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





