Sumsel

Bela Ibunya Dihina, Pria di Palembang Dikeroyok dan Diserang Senjata Tajam

Kurnia | 2 April 2026, 17:00 WIB
Bela Ibunya Dihina, Pria di Palembang Dikeroyok dan Diserang Senjata Tajam
Bela Ibunya Dihina, Pria di Palembang Dikeroyok dan Diserang Senjata Tajam

AKURAT.CO SUMSEL Aksi kekerasan terjadi di Palembang setelah seorang pria bernama Muhammad Irfan (30) menjadi korban pengeroyokan disertai penyerangan senjata tajam oleh tiga orang terlapor.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Dipanjaitan, Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Insiden bermula dari kesalahpahaman yang memicu emosi korban. Irfan mengaku tersinggung setelah salah satu pelaku diduga melontarkan kata-kata tidak pantas kepada ibunya.

“Saya tidak terima karena mereka berkata jorok kepada ibu saya,” ujar Irfan, Kamis (2/4/2026).

Tak tinggal diam, Irfan kemudian mendatangi para terlapor untuk meminta klarifikasi. Namun situasi justru memanas dan berujung pada aksi kekerasan.

Korban menyebut ketiga pelaku masuk ke dalam rumah, merusak barang-barang, lalu menyerangnya menggunakan senjata tajam.

“Salah satu pelaku menusuk saya pakai pedang, lalu yang lain juga menyerang dengan parang, tapi sempat saya tangkis,” katanya.

Baca Juga: Meski Ada WFH ASN, Layanan SIM dan Satlantas Polrestabes Palembang Tetap Normal Setiap Jumat

Tak hanya itu, korban juga dipukul menggunakan kursi hingga mengalami luka di bagian kaki.

Akibat pengeroyokan tersebut, Irfan mengalami sejumlah luka, mulai dari luka robek di lengan kanan, luka lecet di jari tangan, memar di tubuh, hingga luka di bagian leher dan kaki.

Merasa menjadi korban kekerasan, Irfan akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Palembang. Ia berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia