Sumsel

Akhir Pelarian Pelaku Pembacok Ketua KPPS di TPS Palembang, Polisi Ungkap Masih Lakukan Pengembangan

Deni Hermawan | 16 Februari 2024, 18:51 WIB
Akhir Pelarian Pelaku Pembacok Ketua KPPS di TPS Palembang,  Polisi Ungkap Masih Lakukan Pengembangan

AKURAT.CO, SUMSEL Akhir Pelarian RV, (34), terduga pelaku pembacokan terhadap seorang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 17, bernama Osa (30) terhenti, setelah ditangkap polisi, pada Jum’at (16/2/2024).

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait motif dan peran tersangka dalam peristiwa tersebut.

"Benar, anggota kita telah menangkap pelaku pembacokan terhadap seorang Ketua KPPS TPS 17 Osa (30) oleh terduga oknum petugas linmas berinisial RV (34)," ujar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono, melalui Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah, pada Jum’at (16/2/2024).

Baca Juga: Kapolrestabes Palembang Minta Pelaku Pembacok Ketua KPPS Untuk Menyerahkan Diri

Dia menambahkan bahwa besok kasus pelaku pembacokan ini akan digelar langsung oleh Kapolrestabes Palembang.

“Mohon maaf, hari ini belum bisa kami beberkan apa penyebab pastinya. Besok kita akan gelar kasus ini," kata AKBP Haris Dinzah.

Diberitakan sebelumnya, warga Palembang dikejutkan dengan peristiwa pembacokan terhadap seorang Ketua KPPS TPS 17 Osa (30) oleh terduga oknum petugas linmas berinisial RV (34).

Peristiwa tragis tersebut terjadi di TPS 27, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Rabu (14/2/2024). 

Setelah kejadian, terduga pelaku kabur dan diburu oleh petugas. Sementara korban diketahui mengalami luka robek di kepala dan harus dilarikan ke RS AK Gani Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Diceritakan korban Osa, bahwa kejadian bermula saat istri terduga pelaku yang sedang hamil berinisial SO hendak melakukan pencoblosan di TPS tersebut. 

Akan tetapi, permintaan tersebut ditolak korban dan memintanya untuk sabar mengikuti antri sesuai undangan. 

Terduga pelaku kemudian datang kembali ke TPS pada malam hari dengan membawa senjata tajam golok. Tanpa ragu, ia langsung membacok korban yang sedang melakukan rekapitulasi perhitungan suara.

“Saat itu, saya sedang duduk sambil menulis diatas meja dan terduga pelaku datang serta langsung membacok dengan parang yang dikeluarkan dari balik pinggang kirinya,” kata Osa di rumah sakit, Kamis (15/2/2024). (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A