Sumsel

Petani Asal OI Sumsel Tewas Akibat Pembacokan oleh Rekan Kerja, Pelaku Buron

Reporter Jatim | 5 Agustus 2024, 16:53 WIB
Petani Asal OI Sumsel Tewas Akibat Pembacokan oleh Rekan Kerja, Pelaku Buron

AKURAT.CO SUMSEL Seorang petani asal Kabupaten Ogan Ilir, M. Yunus (44), meninggal dunia akibat menjadi korban pembacokan oleh rekannya sendiri berinisial RN.

Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Sriwijaya Raya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati Palembang, Minggu (4/8/2024) dini hari.

Kejadian bermula pada pukul 04.00 WIB, ketika M Yunus, warga Jalan Ibul Besar, Kelurahan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, mengalami insiden berdarah di depan pintu masuk Tol Keramasan.

Menurut keterangan istri korban, Yati, suaminya terlibat cekcok dengan RN sebelum peristiwa pembacokan terjadi.

"Saya baru tahu dari teman suami saya, BR dan IN, bahwa suami saya berkelahi dengan RN di lokasi tersebut," jelas Yati, Senin (5/8/2024). 

Setelah insiden tersebut, M Yunus sempat dibawa ke RSUD Bari Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga: Tidak Terpilih Jadi Caleg, Pria di Sumsel Beralih ke Bisnis Narkoba

Namun, karena mengalami pendarahan hebat akibat sembilan luka bacok yang dideritanya—termasuk beberapa luka serius di kepala, punggung, perut, dan jari tangan yang terputus—korban akhirnya meninggal dunia dan dirujuk ke RSMH Palembang.


"Suami saya mengalami luka-luka parah dan pendarahan yang tidak tertangani, sehingga akhirnya meninggal dunia," kata Yati dengan penuh kesedihan.

Kapolsek Kertapati Palembang, AKP Angga Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut bahwa korban mengalami sembilan luka bacok serta beberapa lecet.

"Kami masih menyelidiki kasus ini dan telah mengidentifikasi pelaku yang diduga terlibat dalam keributan dengan korban," jelas Angga.

Polisi saat ini sedang melakukan pencarian untuk menangkap RN, pelaku yang diduga melarikan diri setelah kejadian. Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku. 

"Kami berusaha sekuat tenaga untuk menemukan pelaku," ungkapnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
H
Editor
Hermanto