Pencurian di Masjid Kiai Muara Ogan, Sembako untuk Para Ustadz Raib Digondol Maling

AKURAT.CO SUMSEL Niat baik pengurus Masjid Kiai Muara Ogan untuk membagikan sembako kepada para ustadz dan lainnya pupus setelah masjid tersebut dibobol maling.
Peristiwa pencurian terjadi pada Rabu (24/7) sekitar pukul 09.30 WIB.
Pelaku merusak pintu ruang tamu dan membawa kabur sembako berupa beras, minyak, gula, dan gandum. Total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.
Ketua Yayasan Masjid Kiai Muara Ogan, Dedi Hambali mengatakan pencurian terjadi saat ia tidak berada di masjid.
Pelaku yang belum teridentifikasi merusak pintu ruang tamu masjid dan berhasil mencuri sembako.
"Ketika salah satu marbot melaporkan bahwa pintu masuk masjid rusak, kami segera mengecek dan menemukan bahwa CCTV serta sembako hilang. Hal ini menyulitkan kami untuk melacak pelaku," ujarnya saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Kamis (25/7/2024).
Dedi menambahkan bahwa barang-barang yang dicuri sebelumnya direncanakan untuk dibagikan kepada para ustadz masjid dan pihak-pihak lainnya yang membutuhkan.
Baca Juga: Diduga Dendam Lama Belum Kelar, Bos Toko Bangunan di Palembang Ditusuk Oleh Pembeli
"Rencananya, barang-barang tersebut akan dibagikan kepada para ustadz dan pihak yang memerlukannya," kata Dedi.
Ia pun berharap pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya.
"Kami sangat berharap pelaku ditangkap dan barang-barang yang hilang dikembalikan," tambahnya.
Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Kompol Padli, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut telah diterima dan kasus ini akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut.
"Laporan dari Yayasan Masjid Kiai Muara Ogan telah diterima. Petugas kami saat ini melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut," katanya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









