Viral! Video Penganiayaan Delapan Anjing di Palembang, Aktivis Hewan Lapor ke Polda Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah video yang menunjukkan penganiayaan terhadap delapan anjing di Palembang menjadi viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan anjing-anjing dengan kondis yang memprihatinkan.
Kondisi ini memicu kemarahan para pencinta hewan, termasuk Kristian Adi Wibowo (45), seorang aktivis hewan yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel.
Laporan bernomor LP/B/115/I/2025/SPKT/POLDA/SUMSEL tersebut mengacu pada dugaan pelanggaran Pasal 351 dan Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan.
"Saya menerima kiriman video dari jaringan pencinta hewan di Palembang. Dalam video itu, terlihat delapan anjing diperlakukan dengan kejam. Mulut mereka terjerat, ada busa keluar, dan berdarah. Karena itu, saya langsung datang dari Bandung ke Palembang untuk melaporkan kasus ini," ujar Kristian, Sabtu (25/1/2025).
Kristian, yang juga dikenal sebagai Joshua Pale, mengungkapkan bahwa dalam video tersebut terlihat pelaku menggunakan alat jerat untuk menangkap anjing. Ia menduga anjing-anjing itu akan diserahkan ke pengepul untuk kemudian dimasak dan dikonsumsi.
Baca Juga: Pasang Kanopi Masjid, Pria di Palembang Kesetrum dan Alami Cidera Parah
"Anjing dan kucing bukan makanan. Kita memiliki undang-undang yang melarang tindakan seperti ini. Saya berharap ini menjadi perhatian serius, terutama di Palembang dan Sumatera Selatan," tegasnya.
Sebagai pendiri Animals Hopeshelter Indonesia, Kristian meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku agar memberikan efek jera.
"Kalau tidak ada tindakan tegas, kasus seperti ini akan terus berulang. Kami berharap laporan ini segera diproses," tambahnya.
Sebelumnya, video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang pria membawa keranjang berisi anjing.
Saat dihentikan oleh pengendara mobil, terjadi perdebatan sengit yang mengungkapkan indikasi penganiayaan hewan. Para pencinta hewan pun semakin geram setelah mengetahui bahwa anjing-anjing tersebut diduga akan dijadikan bahan makanan, seperti hewan ternak. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







