Sumsel
HL Sumsel

Harga TBS Sawit Sumsel Awal Juni 2026 Masih Tinggi, CPO Tembus Rp14.072 per Kg

Kurnia | 11 Juni 2026, 19:00 WIB
Harga TBS Sawit Sumsel Awal Juni 2026 Masih Tinggi, CPO Tembus Rp14.072 per Kg

AKURAT.CO SUMSEL Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatera Selatan masih bertahan di level tinggi pada periode I Juni 2026.

Kondisi ini didorong oleh menguatnya harga crude palm oil (CPO) yang tercatat mencapai Rp14.072,79 per kilogram.

Berdasarkan hasil penetapan Tim Penetapan Harga TBS Sumsel untuk periode 1–15 Juni 2026, harga TBS tertinggi berada pada tanaman usia 22 tahun sebesar Rp3.592,07 per kilogram.

Sementara itu, TBS dari tanaman usia 21 tahun ditetapkan sebesar Rp3.580,70 per kilogram, sedangkan kelompok umur produktif 10–20 tahun berada di angka Rp3.589,30 per kilogram.

Adapun harga terendah tercatat pada tanaman usia tiga tahun yakni Rp3.008,70 per kilogram.

Baca Juga: Tergiur Paket Murah, Keluarga di Palembang Gagal Umrah Meski Sudah Setor Rp90 Juta

Dalam penetapan tersebut, harga rata-rata CPO ditetapkan sebesar Rp14.072,79 per kilogram, sementara harga inti sawit (kernel) berada di level Rp13.454,91 per kilogram. Indeks K ditetapkan sebesar 93 persen dengan nilai cangkang Rp18,88 per kilogram.

Meski harga TBS secara umum masih berada di level tinggi, Dinas Perkebunan Sumatera Selatan menyoroti adanya kesenjangan harga yang diterima petani sawit swadaya di lapangan.

Plt Kepala Dinas Perkebunan Sumsel, M. Ichwansyah, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan adanya perbedaan cukup signifikan antara petani mitra dan petani swadaya nonkemitraan.

“Harga kemitraan berada pada kisaran Rp3.864 hingga Rp3.898 per kilogram dan relatif stabil. Sementara harga di tingkat swadaya nonkemitraan bisa turun hingga sekitar Rp2.554 per kilogram,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan tata niaga dan kemitraan antara petani dengan pabrik kelapa sawit (PKS) agar harga yang diterima petani lebih adil dan stabil.

Melalui surat resmi, Dinas Perkebunan Sumsel juga meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat pembentukan dan penguatan kelembagaan petani sawit, termasuk kelompok tani, gabungan kelompok tani, hingga koperasi.

Selain itu, pemerintah daerah diminta mendorong kerja sama kemitraan antara kelembagaan petani dan PKS di sekitar wilayah perkebunan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan hasil panen petani terserap dengan harga sesuai ketetapan pemerintah serta mengurangi disparitas harga di tingkat lapangan.

Pemerintah juga menegaskan bahwa penguatan kemitraan ini menjadi bagian dari implementasi regulasi dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang pembelian TBS kelapa sawit produksi pekebun mitra.

Berikut rincian harga TBS Sumsel periode I Juni 2026:

  • Usia 3 tahun: Rp3.008,70/kg

  • Usia 4 tahun: Rp3.103,32/kg

  • Usia 5 tahun: Rp3.235,35/kg

  • Usia 6 tahun: Rp3.267,17/kg

  • Usia 7 tahun: Rp3.262,97/kg

  • Usia 8 tahun: Rp3.386,46/kg

  • Usia 9 tahun: Rp3.458,19/kg

  • Usia 10–20 tahun: Rp3.589,30/kg

  • Usia 21 tahun: Rp3.580,70/kg

  • Usia 22 tahun: Rp3.592,07/kg

  • Usia 23 tahun: Rp3.567,26/kg

  • Usia 24 tahun: Rp3.468,87/kg

  • Usia 25 tahun: Rp3.483,37/kg

  • Usia 26 tahun: Rp3.421,91/kg

  • Usia 27 tahun: Rp3.371,83/kg

  • Usia 28 tahun: Rp3.315,33/kg

  • Usia 29 tahun: Rp3.253,53/kg

  • Usia 30 tahun: Rp3.186,61/kg

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia