Sumsel

Timur Tengah Memanas, Emas Perhiasan Palembang Anjlok hingga Rp400 Ribu per Suku

Septiyanti Dwi Cahyani | 4 Maret 2026, 14:22 WIB
Timur Tengah Memanas, Emas Perhiasan Palembang Anjlok hingga Rp400 Ribu per Suku
Ilustrasi emas perhiasan (Unsplash)

AKURAT. CO SUMSEL - Di tengah situasi kawasan konflik Timur Tengah yang memanas, harga emas perhiasan Palembang justru merosot tajam hari ini.

Penurunan harga berkisar Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per suku.

Penurunan tersebut menjadikan harga emas kembali ke level Rp15 juta per suku.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil LCGC Februari 2026, Ayla Termurah Rp140 Jutaan

Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Rabu, 4 Maret 2026.

Toko Laris Pasar 16

Harga emas di Toko Laris turun Rp300 ribu hari ini.

Baca Juga: 56 Dapur MBG di Palembang Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Wajib Urus Sebelum Operasional Penuh

Kalung dan gelang dibanderol Rp15,9 juta per suku.

Sementara cincin dijual Rp100 ribu lebih mahal menjadi Rp16 juta per suku.

Harga tersebut sudah termasuk biaya produksi pembuatan perhiasan emas dengan kadar 22 karat atau 92 persen.

Baca Juga: Jadwal Malam Lailatul Qadar 2026 Lengkap dengan Amalan yang Dianjurkan

Toko Anda Palembang

Penurunan harga lebih tinggi terjadi di Toko Anda, yakni mencapai Rp400 ribu per suku.

Dengan demikian, harga emas di Toko Anda hari ini dibanderol Rp15,6 juta per suku untuk semua jenis perhiasan.

Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang, Bocah 3 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal

Namun, harga tersebut belum termasuk potongan penjualan 4 persen dari harga emas.

Penyebab Harga Emas Berubah-ubah

Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.

Baca Juga: Lebaran 2026 Kapan? Ini Prediksi Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.

Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.