Sumsel

Kapan Perang Amerika Iran Berakhir? Pejabat AS Beri Bocoran Kepastiannya

Septiyanti Dwi Cahyani | 16 Maret 2026, 08:00 WIB
Kapan Perang Amerika Iran Berakhir? Pejabat AS Beri Bocoran Kepastiannya
Bendera Amerika

AKURAT.CO SUMSEL - Ketegangan di kawasan Timur Tengah masih terus berlangsung hingga kini.

Kapan perang akan berakhir pun kerap menjadi pertanyaan dan pembahasan para pengamat.

Di tengah ketidakpastian ini, pejabat Amerika disebut memberi bocoran terkait kapan perang AS Iran akan berakhir.

Baca Juga: Menu Lebaran Khas Palembang, Ada Favorit Bangsawan Kesultanan Darussalam

Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan perang melawan Iran akan berakhir dalam beberapa pekan ke depan.

Hal ini dia sampaikan kepada awak media pada Minggu (15/3/2026).

Wright mengatakan warga AS akan terus merasakan dampak kenaikan harga bensin selama beberapa pekan lagi.

Baca Juga: Panduan Lengkap Menggunakan ai voice over dan membuat stiker untuk Konten Digital yang Kreatif

Namun, kondisi diperkirakan akan membaik setelah konflik berakhir.

Dia menggambarkan gangguan jangka pendek tersebut sebagai risiko yang harus dihadapi.

Pernyataan Wrist tersebut menjadi perkiraan waktu paling pasti dari pihak Amerika sejak serangan pertama pada 28 Februari 2026.

Baca Juga: Konsumsi Rumah Tangga Diprediksi Dongkrak Ekonomi Sumsel hingga 1,3 Persen Selama Ramadan-Lebaran

Imbas Perang As-Israel Vs Iran

Sebagaimana diketahui, ketegangan di Timur Tengah kembali memanas usai AS melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu.

Total korban tewas akibat perang mencapai 1200 jiwa, termasuk anak-anak dan pimpinan tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga: Rata-Rata Lama Sekolah Perempuan di Sumsel 2025 Capai 8,70 Tahun, Palembang Tertinggi

Perang juga semakin meluas seiring dengan Iran yang turut menyerang negara-negara Teluk Arab.

Iran Siap Akhiri Perang dengan 3 Syarat

Isyarat akan berakhirnya perang juga sempat muncul dari pihak Iran.

Baca Juga: 7 Pos Pengamanan Disiapkan Polrestabes Palembang Selama Operasi Ketupat Musi 2026

Presiden Iran, Masoud Pezeskhian disebut siap kembali ke meja perundingan dengan tiga syarat.

Hal ini terungkap usai Iran melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron. Adapun ketiga syarat yang diajukan Iran terhadap AS jika ingin perang berakhir antara lain;

  • Pengakuan hak-hak sah Iran: menuntut penghormatan terhadap kedaulatan negara tanpa intervensi asing.

Baca Juga: Buru Keberadaan Pimpinan Tertinggi Iran, Amerika Gelar Sayembara Berhadiah hingga Rp170 Miliar

  • Pembayaran ganti rugi: AS dan Israel diminta bertanggung jawab atas kerusakan infrastruktur akibat pengeboman.

  • Jaminan internasional: kepastian yang tegas agar agresi militer serupa tidak terulang di masa depan.

Respons Pihak Lawan

Baca Juga: Kasus Campak Tembus 1.000 Suspek di Sumsel Awal 2026, Imunisasi Anak Digenjot

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi baik dari Donald Trump maupun pejabat-pejabatnya terkait respons terhadap syarat yang diajukan Iran.

Namun, pernyataan para pemimpin negara-negara Amerika menunjukkan ketidaksamaan visi terkait akhir dari operasi militer ini.

Presiden AS Donald Trump bahkan mengeklaim memiliki kendali penuh atas durasi perang.

Dalam wawancara dengan Axios, Trump menyebut perang akan berakhir kapan pun ia mau. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.