Fakta Terbaru Tragedi Pelita Air Jatuh di Nunukan, Pesawat Dipastikan dalam Kondisi Laik Terbang

AKURAT. CO SUMSEL - Kecelakaan pesawat kembali terjadi.
Sebuah pesawat sewa (charter) dilaporkan jatuh di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis (19/2/206).
Kecelakaan itu menimpa pesawat carter jenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA yang tengah menjalankan misi pengangkutan bahan bakar minyak (BBM).
Baca Juga: Tips Aman Puasa Ramadan Driver Ojol Tetap Kuat Seharian, Kunci Utama Atur Jam Tarik Orderan
Berikut rangkuman fakta-faktanya dari berbagai sumber.
Kronologi peristiwa
Pesawat itu diketahui melayani rute Long Bawan – Tarakan.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Bukber Low Budget di Palembang, Harga Mulai Rp15 Ribuan
Sebelumnya pesawat tiba di Bandara Long Bawan sekitar pukul 11.00 WITA dari Tarakan dengan membawa muatan BBM jenis Pertalite sebanyak kurang lebih 4.000 liter.
Pesawat telah melaksanakan proses bongkar muatan dan sekitar pukul 12.10 WITA, pesawat kembali lepas landas menuju Tarakan.
Tidak lama setelah lepas landas, pihak bandara menerima laporan adanya pesawat jatuh di sekitar Desa Pabetung, Kampung Baru, Kecamatan Krayan Timur.
Baca Juga: 15 Pemuda Palembang Terjebak di Kamboja, BP3MI Sumsel: Proses Pemulangan Terkendala Dokumen
Hal ini senada dengan keterangan warga desa sekitar yang mengaku melihat kepulan asap hitam di langit disertai suara dentuman.
Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Krayan bersama unsur TNI, BPBD Kecamatan Krayan, Satpol PP, serta pihak maskapai segera menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan evakuasi.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.40 WITA dan mendapati pesawat dalam kondisi terbakar.
Baca Juga: Kejati Sumsel Tahan Dua Mantan Direktur PT Semen Baturaja Terkait Kasus Korupsi Distribusi
Pilot Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
Setelah melakukan pencarian secara intensif, lokasi pesawat berhasil ditemukan pada pukul 13.25 WITA.
Pilot kemudian dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia pada 14.33 WITA.
Baca Juga: Catat Lokasi dan Tanggalnya! Bulog Gelar Pasar Murah di IB II, Bukit Kecil, hingga IT I Palembang
Evakuasi dilakukan secara manual mengingat medan yang cukup berat.
Pada pukul 15.20 WITA, jenazah dibawa ke Rumah Sakit setempat.
Jenazah direncanakan akan diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (20/2/2026) untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: TPP ASN Sumsel 2026 Dipastikan Tetap, Pemprov Jamin Tak Ada Pengurangan
Penyebab Jatuhnya Pesawat
Hingga kini, penyebab kecelakaan pesawat Pelita Air yang membawa BBM Satu Harga masih belum diketahui secara pasti.
Tim Pelita Air akan memberangkatkan tim gabungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi pada hari ini, Jumat (20/22026) untuk memulai investigasi penyebab kecelakaan.
Baca Juga: Sikat Premanisme di Pasar 16 Ilir, Polda Sumsel Amankan Tiga Pria Terduga Pungli
Namun, faktor cuaca buruk diduga menjadi penyebab sementara jatuhnya pesawat Pelita Air di kawasan Nunukan, Kalimantan Utara pada Kamis (19/2/2026) siang.
Hal ini merujuk pada kondisi cuaca saat kejadian yang dilaporkan hujan ringan dengan jarak pandang sekitar 6 kilometer.
Awan rendah (cloud base) terpantau broken di ketinggian 1.400 feet dengan suhu 23,9 derajat Celsius.
Baca Juga: Misi Laskar Juaro Redam Sang Pemuncak Klasemen di Jakabaring
Sekitar pukul 12.25 WITA, saksi mata di sekitar Bandara Yuvai Semaring, Krayan melihat pesawat dalam posisi miring menurun ke arah belakang bukit di ujung pendekatan runway 22.
Pesawat dalam Kondisi Laik Terbang
Terkait kondisi pesawat sebelumnya, Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, memastikan pesawat produksi 2013 itu dalam kondisi laik terbang dan telah menjalani perawatan rutin terkini pada 15 Februari 2026.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 7Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 8Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








