Sumsel

Usai Ditangkap Polisi, Dua Pemalak Sopir di Macan Lindungan Palembang Ngaku Mau Tobat, Nekat Beraksi Gara-Gara ini!

Deni Hermawan | 4 Mei 2024, 14:40 WIB
Usai Ditangkap Polisi, Dua Pemalak Sopir di Macan Lindungan Palembang Ngaku Mau Tobat, Nekat Beraksi Gara-Gara ini!

AKURAT.CO SUMSEL  Setelah viral video pemalakan terhadap supir truk di Jalan Soekarno Hatta Palembang, polisi akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pemalakan.

Aksi para pelaku tepatnya dilakukan di kawasan Macan Lindungan Simpang Lampu Merah Kelurahan Bukit Baru Kecamatan IB 1 Palembang.

Dua orang pelaku pemalakan bernama Candra dan Junaidi diringkus tim gabungan dari Unit 4 Sub 3 Jatanras Polda Sumsel bersama anggota Satreskrim Polrestabes Palembang dan Polsek IB 1.

Baca Juga: Viral di Instagram, Tiga Pelaku Pemalak Sopir Truk Akhirnya Diamankan Polisi

Penangkapan para pelaku ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto.

"Setelah adanya laporan dari masyarakat dan video pemalakan yang beredar luas di sosial media tim langsung bergegas melakukan penyelidikan di TKP," kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, Sabtu (4/5/2024).

"Kita mendapatkan informasi bahwa telah terjadi pemalakan dan pemerasan terhadap supir-supir truk di Jalan Soekarno Hatta Macan Lindungan Palembang. Berbekal informasi tersebut anggota langsung menindaklanjutinya dan berhasil menangkap kedua pelaku," tambahnya.

Di lokasi, lanjut Kombes Pol Sunarto, petugas turut mengamankan barang bukti uang hasil pemalakan terhadap supir truk sebesar Rp 42 ribu.

"Menurut pengakuan kedua pelaku mereka melakukan pemalakan bersama satu rekannya lagi berinisial R yang saat penangkapan berhasil kabur. Anggota sudah mendatangi rumah R namun yang bersangkutan tidak ada di rumah, kita himbau agar R segera menyerahkan diri," jelasnya.

Kedua pelaku saat diamankan mengatakan bahwa nekat melakukan pemalakan lantaran sudah kecanduan narkotika jenis sabu-sabu dan taruhan secara online.

"Uang dari pemalakan biasanya kami gunakan untuk beli narkoba dan taruhan online. Saya taubat dan tidak mau lagi mengulangi perbuatan ini," terang keduanya menangis meminta ampun kepada aparat kepolisian.

Sementara itu, Rendra Saputra (34), supir truk yang menjadi korban pemalakan oleh kedua pelaku, mengaku sudah memaafkan pelaku.

"Saya sudah memaafkan mereka, selanjutnya saya serahkan ke kepolisian. Saya berharap kedepannya tidak ada lagi orang yang memeras supir-supir dari kota seperti kami ini," pungkas sopir asal Bengkulu ini. (Deni Kurniawan)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A