Kondisi Memilukan! Siswa Madrasah di Palembang Berjuang Belajar di Balik Triplek

AKURAT.CO SUMSEL Kondisi Gedung Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Az-Zahir yang berlokasi di Jalan Bungaran V RT 14 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang sangat memprihatinkan.
Pasalnya, sekolah yang berstatus yayasan dengan visi mewujudkan peserta didik yang beriman, bertaqwa, berahlak mulia, berilmu, cerdas dan terampil ini harus mensekat satu persatu ruangan kelas menggunakan triplek agar para murid bisa belajar.
Hal ini terpaksa dilakukan pihak yayasan lantaran jumlah ruangan kelas yang sedikit tak sebanding dengan banyaknya murid. Selain itu kondisi bangunan juga jauh dari kata layak untuk aktivitas belajar mengajar.
Tak hanya itu, fasilitas penunjang belajar di MI Az-Zahir juga jauh dari kata memadai, banyak meja belajar dan kursi rusak namun masih digunakan karena belum mampunya pihak sekolah untuk mengganti barang-barang tersebut dengan yang baru.
Baca Juga: Selama Ramadhan, Sekolah di Palembang Alami Perubahan Jam Masuk dan Belajar
"Disini ada delapan lokal kelas, semuanya terpaksa kita sekat dengan triplek agar para murid bisa belajar. Satu lokal kelas berisi 24 sampai 30 murid, dimana dalam satu lokal ada dua guru yang mengajar dengan berbeda tingkatan kelas,”
“Kita sadar mengajar seperti ini sulit namun harus tetap kita lakukan karena belum mampunya yayasan untuk menambah ruangan kelas," jelas Adrian (39), salah satu pengajar di MI Az-Zahir Palembang saat dibincangi penulis, Sabtu (9/32024).
Kesulitan mengajar akibat keterbatasan ruangan kelas, lanjut Adrian berdampak akan konsentrasi siswa saat aktivitas belajar.
Baca Juga: Erick Thohir Usulkan Program Compress Working Schedule untuk Pegawai BUMN
"Saat mengajar ketika saya memberikan penjelasan didepan, murid kelas lainnya yang hanya ditutupi triplek ribut sehingga mengganggu aktivitas belajar. Mau gimana lagi karena seperti inilah kondisi ruangan kelas disini," tambahnya.
Sementara, Ketua Yayasan MI Az-Zahir Palembang, Ujang (49) sangat berharap ada perhatian dari pemerintah untuk melakukan penambahan ruangan kelas baru di sekolah yang ia pimpin.
Mengingat saat ini tingginya antusias anak didik baru atau siswa yang ingin belajar namun kondisi lokal kelas sudah tak mampu lagi menampung para siswa yang ingin bersekolah di MI Az-Zahir Palembang.
"Bermacam upaya sudah kita lakukan untuk menambah ruangan baru salah satunya dengan mensekat lokal kelas yang hanya berukuran 7×7 meter menjadi dua menggunakan triplek. Kita juga sudah mengajukan profosal ke sejumlah perusahaan swasta di Kota Palembang dan pemerintah setempat namun sampai saat ini belum ada tanggapan," jelasnya.
Dirinya mengaku, saat ini yayasan terpaksa meminta sumbangan secara sukarela kepada siswa pada setiap hari jumat.
"Uang yang terkumpul nantinya akan digunakan membangun ruangan belajar baru," ujarnya.
Disadarinya, kondisi belajar seperti ini memang tidak bagus untuk ia berharap ada perhatian dari pihak-pihak baik swasta maupun pemerintah setempat dalam membantu mencerdaskan para penerus bangsa ini.
"Kondisi kekurangan lokal belajar seperti ini sudah berlangsung hampir lima tahun, kita sangat berharap adanya bantuan," tutupnya. (Deni K)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








