Sumsel

Fakta-fakta Mahasiswa KKN UGM Meninggal Akibat Kapal Terbalik di Perairan Maluku, Dikenal Sosok Aktif dan Peduli Lingkungan

St Shofia Munawaroh | 2 Juli 2025, 13:49 WIB
Fakta-fakta Mahasiswa KKN UGM Meninggal Akibat Kapal Terbalik di Perairan Maluku, Dikenal Sosok Aktif dan Peduli Lingkungan

AKURAT. CO SUMSEL - Universitas Gajah Mada (UGM) kini tengah berduka.

Dua mahasiswanya yang sedang menjalani KKN di Maluku Utara dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (1/7/2025).

Keduanya diketahui meninggal usai kapal jenis longboat yang mereka tumpangi bersama lima rekan KKN lainnya terbalik di perairan Debut, Maluku Tenggara, Selasa 1 Juli 2025 pukul 15:28 WIT.

Baca Juga: Pengamat Politik Sumsel Kritik Tajam Kepemimpinan di PALI, Krisis Prestasi Hingga Banyak Pencitraan

Berikut kronologi kejadiannya. 

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi saat tujuh mahasiswa KKN bersama lima warga mengambil pasir di Pulau Wahru untuk program Revitalisasi Terumbu Karang dengan metode Artificial Patch Reef (APR).

Mereka berangkat menggunakan dua speedboat pukul 11:00 WIT.

Baca Juga: Duel Maut di Bawah Rumah Panggung, Seorang Pria Tewas Ditusuk Tiga Kali

Dalam perjalanan pulang, salah satu perahu motor cepat itu terbalik akibat gelombang pasang dan angin kencang.

Lima mahasiswa berhasil selamat, satu meninggal dunia, dan satu lainnya sempat hilang sebelum ditemukan malam harinya dalam keadaan meninggal.

Lima mahasiswa yang selamat langsung mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: 4 Cara Memilih Outfit Harian agar Tetap Stylish dan Nyaman

Tiga dirawat di rumah sakit, dua lainnya dalam kondisi stabil dan tidak membutuhkan perawatan.

Usai insiden tersebut, pihak UGM segera berkoordinasi dengan Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, serta Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Maluku untuk memastikan penanganan darurat, serta memberikan pendampingan dan dukungan bagi mahasiswa yang terdampak.

Baca Juga: 3 Alasan Kenapa Kamu Harus Banyak Minum Air Putih Setiap Hari

Identitas Mahasiswa KKN UGM 

Berdasarkan keterangan resmi pihak UGM, korban meninggal dalam musibah ini adalah Septian Eka Rahmadi (21) dan Bagus Adi Prayogo (21).

Septian adalah mahasiswa Program Sarjana Teknologi Informasi, Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik UGM, sedangkan Bagus adalah mahasiswa Program Sarjana Fakultas Kehutanan UGM.

Bagus ditemukan dalam kondisi meninggal pada Selasa malam pukul 23.00 WIT setelah dinyatakan hilang dalam kecelakaan laut di perairan Debut, Maluku Tenggara.

Baca Juga: Mengenang Sosok Hamdan ATT, Maestro Dangdut Indonesia yang Meninggal di Usia 76 Tahun

Diketahui Septian dan Bagus tergabung dalam Unit KKN-PPM Manyeuw, Maluku Tenggara.

Sosok Septian dan Bagus

Direktur Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) UGM Rustamadji mengungkap kepribadian dua mahasiswa yang gugur saat menjalani KKN tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Jurassic Wolrd Rebirth yang Tayang Perdana Hari Ini, Mengusung Nuansa Survival Thriller

Menurut Rustamadji, Septian dikenal sebagai pribadi cerdas, bersahaja, dan berkomitmen tinggi dalam proses belajar maupun pengabdian kepada masyarakat.

Sementara Bagus digambarkan sebagai mahasiswa yang aktif dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. 

“Bagus adalah mahasiswa yang aktif, peduli terhadap lingkungan, dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam setiap kegiatan pengabdian,” ujar Rustamadji seperti dikutip dari laman UGM.

Baca Juga: PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Kamis 3 Juli 2025, Berikut Wilayah Terdampaknya

Berikut adalah identitas mahasiswa KKN UGM yang terlibat dalam musibah ini. 

1. Muhammad Arva Sagara (21), dirawat di RS Karel Satsuitubun Langgur

2. Ridwan Rahadian (21), dirawat di RS Karel Satsuitubun Langgur

3. Afifudin Baliya (24), dirawat di RS Hati Kudus Langgur

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini, Hujan Ringan Melanda Sebagian Sumsel

4. Deren, stabil

5. Pratista Halimawan, stabil

6. Septian Eka Rahmadi (21) – Meninggal 

7. Bagus Adi Prayogo (21) – Meninggal. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.