Serba Serbi Aksi Pati 13 Agustus 2025, Tuntut Bupati Mundur hingga Posko Donasi dari Rakyat untuk Rakyat

AKURAT. CO SUMSEL - Aliansi Masyarakat Pati menggelar aksi demo besar-besaran pada hari ini, Rabu (13/8/2025).
Aksi yang digelar di depan Kantor Bupati Pati ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap sejumlah kebijakan kontroversial Sudewo.
Termasuk yang terbaru, kenaikan pajak bumi dan bangunan hingga 250 persen.
Baca Juga: Tiga Pelajar Diamankan Polisi, Diduga Hendak Gelar Balap Liar di Jakabaring
Isi Tuntutan Aksi 13 Agustus 2025
Ada lima tuntutan yang ingin disampaikan masyarakat dalam aksi yang digelar hari ini. Diantaranya:
1. Menuntut Sudewo mundur dari kursi jabatan Bupati Pati
2. Menolak lima hari sekolah
Baca Juga: Tergiur Iming-Iming Untung 20 Persen, Warga Palembang Rugi Rp65 Juta
3. Menolak renovasi Alun-alun Pati dengan anggaran Rp2 miliar
4. Menolak pembongkaran total Masjid Alun-alun Pati yang bersejarah, dan
5. Menyoroti proyek videotron yang memakan biaya hingga Rp1,39 miliar.
Baca Juga: Istri di Palembang Gerebek Suami dan Selingkuhan Lewat Bukti Video, Lapor Polisi
Sempat Ricuh, 2 Orang Dilaporkan Tewas
Demo Pati yang menuntut mundur Bupati Sudewo sempat berjalan ricuh.
Dua orang bahkan dilaporkan tewas dalam aksi ini.
Hal ini disampaikan oleh anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo usai rapat paripurna di Gedung DPRD Pati pada Rabu (13/8/2025) pukul 13.00 WIB.
Sementara itu, di tempat terpisah Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan akan mengecek informasi tersebut terlebih dahulu.
Posko Donasi
Baca Juga: Ibu dan Anak di Palembang Diduga Dikeroyok, Suami Turut Terlibat
Dari berbagai potret foto maupun video yang beredar di media sosial, tumpukan kardus berisikan logistik terlihat berjajar di depan kantor Bupati Pati.
Kendati tak diketahui secara pasti jumlahnya, bantuan terus berdatangan sejak awal dibuka pada Kamis (7/8/2025).
Teguh Istyanto selaku Koordinasi Penggalangan Posko Donasi menyatakan, bahwa hal tersebut sebagai jawaban dari tantangan Bupati Pati yang menyebut dirinya tak gentar meski didemo hingga 50.000 warga pati.
Baca Juga: Resep Mie Gomak Khas Tapanuli, Cocok untuk Menu Sore Hari
Dari Rakyat untuk Rakyat
Sejak awal posko donasi dibuka, bantuan terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat tak terkecuali para petani.
Sebagai contoh, rombongan petani dari desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.
Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 13 Agustus 2025: Paling Mahal Rp10,55 Juta per Suku
Mereka rela membagikan pisang hasil bumi mereka untuk para warga yang datang pada aksi hari ini.
Di sisi lain, rombongan ibu-ibu juga terlihat menyiapkan berbagai snack dan perbekalan lainnya sebagai dukungan massa yang turun ke jalan hari ini. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









