Motif Pebasket Amerika Pesan Permen Ganja Thailand, Gaya Hidup Berujung Ancaman Hukuman Mati

AKURAT. CO SUMSEL - Publik tengah dihebohkan dengan berita tertangkapnya pebasket asal Amerika, Jarred Shaw akibat memesan permen ganja dari Thailand.
Jarred ditangkap di Cisauk, Tangerang, saat ia menerima paket berisi permen ganja tersebut.
Menurut keterangan Wakil Kepala Kapolres Bandara Soekarno Hatta Ajun Kombes Joko Sulistiono, motif Jarred memesan permen ganja adalah sebagai lifestyle atau gaya hidup dalam menjalani kehidupan sosial.
Baca Juga: Polsek Sako Tangkap Duo Begal Sadis Driver Ojol, Satu Ditembak karena Melawan saat Ditangkap
Joko mengatakan, Jarred mengonsumsi permen ganja setelah olahraga agar ia meras rileks untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, Joko juga mengatakan jika hal ini dilakukan Jarred karena ia masih aktif sebagai atlet basket saat ini.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bandara Soekarno Hatta Ajun Komisaris Michael Tandayu, diketahui jika Jarred sudah lama mengonsumsi ganja dan akhirnya kecanduan.
Baca Juga: Tunggu Tubang, Tradisi Adat Masyarakat Semende Menjaga Warisan Kopi Semendo Sumsel
Mengonsumsi ganja setelah berolahraga telah menjadi kebiasaan Jarred sejak ia tinggal di negaranya, Amerika dan Thailand yang memang negara bebas.
Namun, ketika tiba di Indonesia, pemain asing di ajang Indonesian Basketball League (IBL) itu tidak bisa menghentikan kebiasaannya.
Sebelum tinggal dan bermain untuk klub basket di Indonesia, Jarred memang sempat menetap di Thailand.
Baca Juga: Motor Baru 6 Hari Dicicil, Kuli Panggul Ini Harus Merelakan Harapan yang Hilang di Tengah Malam
Di sana, ia sempat dekat dengan seorang wanita berinisial JK yang kemudian membantunya memesan dan mengirimkan paket permen ganja tersebut.
Terungkapnya kasus ini berawal dari kecurigaan Beacukai terhadap adanya peredaran gelap narkotika golongan I yang dikirim dari Thailand ke Indonesia menggunakan jasa pengiriman.
Barang kiriman tersebut berupa satu paket EMS world Thailand dengan alamat pengirim dari North Silem RD Bangkok Thailand ditujukan ke Cisauk Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Mobil Terbakar di Halaman Sekolah, Diduga Karena Modifikasi Listrik Sound Sistem
Dalam paket tersebut, terdapat 20 bungkus kemasan bertuliskan Vita Bate berisi permen yang ternyata mengandung narkotika golongan 1 jenis delta 9 THC.
Total keseluruhan paket berisi 132 bungkus dengan berat total 869 gram.
Bermodal informasi tersebut, polisi dan bea cukai akhirnya mulai melakukan investigasi bersama dan menangkap Jarred pada Rabu 7 Mei 2025, pukul 21.47 di apartemen di Cisauk.
Baca Juga: Pasar Tablet Global Tumbuh 8,5 Persen di Q1 2025, Apple Masih Kuasai Posisi Teratas
Atas kasus tersebut, Polisi kemudian menjerat Jarred dengan pasal 114, pasal 113, dan pasal 112 Undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.
Sebagai informasi, Jarred Shaw tercatat telah tiga tahun bermain basket di IBL.
Sebelum bermain untuk klub Tangerang Hawks Basketball saat ini, Jarred pernah memperkuat klub Prawira Harum dan Satria Muda Pertamina Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






