Sumsel

Hujan Deras, Produksi Turun! Harga Cabai Merah di Palembang Naik Drastis

Maman Suparman | 1 Februari 2025, 18:00 WIB
Hujan Deras, Produksi Turun! Harga Cabai Merah di Palembang Naik Drastis

AKURAT.CO SUMSEL Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Palembang mengalami kenaikan signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai merah keriting, yang kini dijual seharga Rp 70 ribu per kilogram, naik Rp 10 ribu dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

Berdasarkan pemantauan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan di tiga pasar utama, yaitu Pasar Plaju, Km 5, dan Lemabang, harga cabai merah keriting tercatat seragam di ketiga lokasi tersebut.

“Hasil monitoring kami menunjukkan bahwa harga cabai merah keriting saat ini berada di angka Rp 70 ribu per kilogram di tiga pasar utama Kota Palembang,” ujar Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, Sabtu (1/2/2025).

Ruzuan menjelaskan bahwa harga cabai di Sumsel masih berfluktuasi akibat berkurangnya produksi di tingkat petani. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang menghambat hasil panen di berbagai daerah pemasok.

Baca Juga: 12 Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor

Tak hanya cabai merah keriting, cabai rawit merah juga mengalami lonjakan harga. Saat ini, komoditas tersebut dijual di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogram, meskipun sempat menyentuh angka yang lebih tinggi beberapa waktu lalu.

“Selain cabai merah keriting, harga cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogram,” jelasnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pasokan cabai di Sumsel sebagian besar berasal dari kerja sama antardaerah (KAD). Beberapa daerah pemasok utama meliputi Pasuruan, Bengkulu, Enrekang (Sulawesi Selatan), serta Bali.

“Guna menjaga ketersediaan cabai di Sumsel, pasokan juga didatangkan dari sejumlah daerah tersebut,” tambah Ruzuan.

Meski harga cabai masih tinggi, pemerintah terus berupaya menstabilkan harga dengan memastikan distribusi tetap lancar dan pasokan mencukupi. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia