Sumsel

Dua Pendaki Perempuan Asal Palembang Dievakuasi dari Gunung Dempo, Alami Hipotermia

Kurnia | 11 Agustus 2026, 12:00 WIB
Dua Pendaki Perempuan Asal Palembang Dievakuasi dari Gunung Dempo, Alami Hipotermia
Dua Pendaki Perempuan Asal Palembang Dievakuasi dari Gunung Dempo, Alami Hipotermia. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Tim SAR gabungan mengevakuasi dua pendaki perempuan asal Palembang, Sumatera Selatan, yang mengalami hipotermia saat berada di kawasan Gunung Dempo, Pagar Alam. Keduanya berhasil dibawa turun dalam kondisi selamat.

Kedua pendaki tersebut diketahui bernama Yuyun dan Erin. Mereka sebelumnya mendaki Gunung Dempo bersama sejumlah rekannya pada Sabtu (8/8/2026).

Namun, sehari kemudian, kondisi keduanya memburuk setelah mengalami kedinginan cukup parah. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi agar keduanya segera mendapatkan pertolongan.

Ketua Brigade Dian Saputra mengatakan proses evakuasi berjalan dengan baik. Kedua pendaki berhasil dibawa ke lokasi yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan.

"Alhamdulillah, respons cepat tim gabungan berhasil mengevakuasi dua pendaki asal Palembang yang terkena hipotermia. Keduanya berhasil dibawa turun dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan," kata Dian, Senin (10/8/2026).

Satu Pendaki Lain Juga Dievakuasi

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan tidak hanya mengevakuasi Yuyun dan Erin. Seorang pendaki asal Pagar Alam bernama Dito juga harus dievakuasi setelah mengalami cedera pada bagian kaki.

Dito dilaporkan terjatuh ketika hendak mengambil air di kawasan Pelataran Gunung Dempo. Akibat kejadian tersebut, ia mengalami cedera atau terkilir sehingga membutuhkan bantuan untuk turun.

Dian menyebut secara keseluruhan terdapat tiga pendaki yang dievakuasi dalam kejadian tersebut. Dua orang mengalami hipotermia, sedangkan satu pendaki lainnya mengalami cedera kaki.

Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Kesehatan Hari Ini, 11 Agustus 2026: Jaga Stamina dan Jangan Abaikan Waktu Istirahat

"Tim gabungan berhasil mengevakuasi tiga pendaki yang mengalami hipotermia dan cedera atau terkilir di jalur pendakian Gunung Dempo. Semuanya dalam keadaan selamat dan sudah mendapatkan penanganan," ujarnya.

Dian mengingatkan para pendaki agar tidak mengabaikan faktor keselamatan sebelum melakukan pendakian ke Gunung Dempo.

Persiapan fisik dan stamina dinilai penting, terutama karena kondisi alam di kawasan pegunungan dapat berubah dengan cepat. Pendaki juga diminta membawa perlengkapan yang sesuai dan tidak memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai menurun.

Selain itu, kekompakan dalam kelompok juga perlu dijaga. Pendaki diimbau tidak meninggalkan anggota rombongan dan segera meminta bantuan apabila terjadi keadaan darurat.

Keselamatan, menurutnya, harus menjadi prioritas selama melakukan aktivitas pendakian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia