Sumsel

BMKG Prediksi Cuaca Sumsel Cerah hingga 16 Juli 2026, Hujan Ringan Masih Berpotensi

Kurnia | 10 Juli 2026, 12:07 WIB
BMKG Prediksi Cuaca Sumsel Cerah hingga 16 Juli 2026, Hujan Ringan Masih Berpotensi
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan selama periode 10-16 Juli 2026.

Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan masih berpotensi turun di sejumlah daerah.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh dominannya angin timuran atau Monsun Australia yang masih berlangsung di wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Selatan.

Menurutnya, pengaruh Monsun Australia menyebabkan curah hujan di Sumsel cenderung menurun sehingga cuaca lebih banyak didominasi langit cerah hingga cerah berawan.

BMKG memprakirakan pada 10-12 Juli, hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Kota Pagar Alam, Muara Enim, dan Banyuasin.

Baca Juga: Rekam Jejak Rachmat Gobel, Anggota DPR RI yang Meninggal Hari Ini

Selanjutnya, pada 13-14 Juli, potensi hujan ringan diperkirakan masih terjadi di wilayah OKU Selatan dan Muara Enim.

Sementara pada 15-16 Juli, hujan ringan diprediksi mengguyur Kabupaten OKU Selatan dan Lahat.

Di sisi lain, BMKG mengingatkan sebagian besar wilayah Sumatera Selatan kini telah memasuki musim kemarau.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Untuk kondisi suhu udara, BMKG memperkirakan wilayah dataran rendah seperti Palembang, Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir akan mengalami suhu berkisar 24 hingga 34 derajat Celsius.

Sementara itu, wilayah dataran tinggi yang meliputi Pagar Alam, Empat Lawang, Lubuklinggau, Lahat, dan OKU Selatan diprakirakan memiliki suhu udara antara 18 hingga 32 derajat Celsius.

BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai cuaca panas selama musim kemarau, menggunakan air secara bijak, serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia