Sumsel

Peluang Kerja Perempuan di Sumsel Meningkat, Banyuasin dan Palembang Jadi Penyerap Terbesar pada 2025

Kurnia | 20 Juni 2026, 20:00 WIB
Peluang Kerja Perempuan di Sumsel Meningkat, Banyuasin dan Palembang Jadi Penyerap Terbesar pada 2025
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Kesempatan kerja bagi perempuan di Sumatera Selatan menunjukkan tren positif sepanjang 2025.

Data lowongan kerja terdaftar mencatat ribuan perempuan berhasil mengakses peluang kerja di berbagai kabupaten dan kota, dengan Banyuasin dan Palembang menjadi daerah dengan jumlah tenaga kerja perempuan terbesar.

Berdasarkan data BPS lowongan kerja terdaftar tahun 2025, jumlah perempuan yang terserap dalam pasar kerja di Sumatera Selatan mencapai 5.964 orang. Angka tersebut menjadi bagian dari total 14.806 lowongan kerja yang tercatat di seluruh wilayah Sumsel.

Kabupaten Banyuasin menjadi daerah dengan jumlah pekerja perempuan terbanyak, yakni mencapai 1.277 orang. Angka ini bahkan hampir menyamai jumlah pekerja laki-laki yang tercatat sebanyak 1.368 orang.

Posisi berikutnya ditempati Kota Palembang dengan 776 pekerja perempuan, disusul Kabupaten Ogan Komering Ilir (687 perempuan), Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (389 perempuan), dan Kabupaten Lubuk Linggau (399 perempuan).

Baca Juga: Pengendara Vario dan Beat Terlibat Tabrakan di Sako, Polisi Cari Kronologi Kejadian

Fenomena tersebut menunjukkan semakin besarnya peran perempuan dalam dunia kerja di Sumatera Selatan.

Tidak hanya di sektor perdagangan dan jasa, perempuan kini juga mulai mendominasi sejumlah sektor formal yang sebelumnya banyak diisi pekerja laki-laki.

Menariknya, terdapat beberapa daerah yang mencatat jumlah pekerja perempuan lebih tinggi dibanding laki-laki.

Di Kabupaten Ogan Komering Ulu, misalnya, pekerja perempuan mencapai 374 orang, lebih tinggi dibanding laki-laki yang berjumlah 251 orang.

Kondisi serupa terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dengan 389 pekerja perempuan berbanding 174 laki-laki.

Di Kabupaten Empat Lawang, jumlah pekerja perempuan mencapai 209 orang, juga melampaui laki-laki yang tercatat 153 orang.

Data tersebut mengindikasikan semakin terbukanya akses perempuan terhadap lapangan kerja serta meningkatnya partisipasi perempuan dalam aktivitas ekonomi daerah.

Meski demikian, kesenjangan masih terlihat di sejumlah wilayah. Kabupaten Lahat misalnya mencatat 1.398 pekerja laki-laki, sementara pekerja perempuan hanya 345 orang. Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Ogan Ilir yang mencatat 1.003 pekerja laki-laki dan 234 pekerja perempuan.

Secara keseluruhan, jumlah pekerja laki-laki di Sumatera Selatan masih mendominasi dengan 8.842 orang atau sekitar 59,7 persen dari total tenaga kerja yang tercatat. Sementara perempuan mencapai 40,3 persen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia