Sumsel
HL Sumsel

Lima Daerah di Sumsel Siaga Karhutla, Helikopter Water Bombing Mulai Disiapkan

Kurnia | 14 Mei 2026, 16:23 WIB
Lima Daerah di Sumsel Siaga Karhutla, Helikopter Water Bombing Mulai Disiapkan

AKURAT.CO SUMSEL Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan memasuki musim kemarau 2026. Pemerintah provinsi kini mulai menyiapkan langkah antisipasi besar-besaran, termasuk dukungan pemadaman melalui jalur udara.

Terbaru, Kabupaten Banyuasin resmi menetapkan status siaga karhutla mulai 13 Mei hingga 30 November 2026. Penetapan itu membuat jumlah daerah siaga karhutla di Sumsel kini bertambah menjadi lima wilayah.

Sebelumnya, status siaga lebih dulu diberlakukan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Muara Enim, dan Musi Banyuasin (Muba).

Kalaksa BPBD Sumsel, M iqbal Alisyahbana melalui Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan langkah penetapan status siaga dilakukan untuk mempercepat penanganan apabila kebakaran mulai terjadi di wilayah rawan.

“Banyuasin menjadi daerah terbaru yang menetapkan status siaga. Total sekarang ada lima daerah di Sumsel yang sudah siaga menghadapi potensi karhutla,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Menurut Sudirman, sebagian besar daerah tersebut memiliki lahan gambut cukup luas yang selama ini menjadi titik rawan kebakaran saat musim kemarau panjang.

Wilayah seperti OKI, Muba, dan Banyuasin hampir setiap tahun masuk daftar daerah dengan potensi karhutla tertinggi di Sumsel.

Selain memperkuat personel dan peralatan di darat, pemerintah juga mulai menyiapkan operasi penanganan lewat udara guna mengantisipasi kebakaran meluas.

BPBD Sumsel telah mengusulkan bantuan helikopter kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendukung pemadaman dan patroli udara.

“BNPB akan mengirimkan empat helikopter water bombing dan satu helikopter patroli secara bertahap. Jumlah itu masih bisa bertambah menyesuaikan kondisi di lapangan,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumsel juga telah menetapkan status siaga karhutla tingkat provinsi. Bahkan apel kesiapsiagaan nasional sudah digelar di Griya Agung sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman bencana asap tahun ini.

Meski begitu, masih ada sejumlah daerah rawan karhutla yang belum menetapkan status siaga hingga pertengahan Mei 2026.

Daerah tersebut di antaranya Musi Rawas, Musi Rawas Utara, PALI, Lahat, OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia