Arus Mudik Sumsel–Babel 2026 Turun, 10 Ribu Pemudik Tetap Padati Pelabuhan Tanjung Api-Api

AKURAT.CO SUMSEL Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Sumatera Selatan menuju Bangka Belitung melalui Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) menunjukkan tren penurunan.
Meski begitu, aktivitas penyeberangan tetap ramai dengan total lebih dari 10 ribu pemudik tercatat sejak H-7 hingga hari kedua Lebaran.
Berdasarkan data resmi UPTD Pelabuhan Penyeberangan TAA, jumlah pemudik yang menyeberang ke Tanjung Kalian mencapai 10.409 orang dengan 3.418 kendaraan.
Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan TAA, Pandu Wibowo, menyebut angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025.
“Tahun lalu jumlah pemudik mencapai hampir 15 ribu orang dengan lebih dari 3.800 kendaraan,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Baca Juga: Arus Balik Lebaran di Sumsel Menguat, 270 Ribu Pergerakan Warga dalam Sehari
Meski mengalami penurunan secara total, pola pergerakan pemudik tidak berubah. Puncak arus mudik tetap terjadi pada H-3 Lebaran.
Pada periode tersebut, tercatat sebanyak 1.902 penumpang dan 516 kendaraan menyeberang melalui Pelabuhan TAA. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan puncak mudik tahun sebelumnya yang mencapai 2.056 orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, operator mengoperasikan hingga 18 kapal dalam satu hari, menjadi jumlah trip terbanyak selama periode mudik tahun ini.
Peningkatan jumlah pemudik mulai terlihat sejak H-7 Lebaran, bertepatan dengan dimulainya libur sekolah. Pada hari tersebut, tercatat lebih dari 1.100 penumpang mulai menyeberang, diikuti kenaikan pada hari-hari berikutnya.
Meski sempat fluktuatif, arus penumpang tetap stabil hingga menjelang hari raya.
Penurunan jumlah pemudik tahun ini diduga dipengaruhi beberapa faktor, seperti kondisi ekonomi, cuaca, hingga pilihan moda transportasi alternatif.
Namun, pihak pelabuhan belum memberikan analisis detail terkait penyebab utama turunnya angka pemudik.
Dengan kondisi yang relatif terkendali, arus mudik dan balik di jalur TAA–Tanjung Kalian diharapkan tetap lancar hingga periode Lebaran berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









