Hujan Ekstrem Picu Puluhan Lubang di Jalan Nasional Sumsel, Perbaikan Dikebut Jelang Arus Balik Lebaran 2026

AKURAT.CO SUMSEL Curah hujan tinggi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada kondisi jalan nasional.
Puluhan lubang baru dilaporkan muncul di berbagai ruas strategis, terutama menjelang arus balik Lebaran 2026.
Kepala BPJN Sumsel, Panji Krisna Wardana, mengatakan pihaknya telah melakukan survei lapangan dan menemukan sejumlah titik kerusakan cukup signifikan.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran di Sumsel Menguat, 270 Ribu Pergerakan Warga dalam Sehari
Wilayah yang terdampak antara lain Muara Enim, Lahat, hingga Baturaja di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
“Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan beberapa ruas jalan mengalami kerusakan. Ini menjadi fokus utama kami untuk segera ditangani,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Dari total sekitar 1.500 kilometer jalan nasional yang berada di bawah tanggung jawab BPJN Sumsel, setiap ruas dilaporkan memiliki sekitar 20 hingga 30 lubang.
Meski jumlahnya masih tergolong terkendali, kondisi ini dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan, terutama saat volume kendaraan meningkat pada arus balik.
Panji menegaskan, pihaknya menargetkan penutupan lubang dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan.
“Kami upayakan perbaikan cepat agar kondisi jalan tetap mantap dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” katanya.
Untuk mempercepat penanganan, BPJN Sumsel telah menyiagakan personel lengkap dengan material dan peralatan di sejumlah titik posko. Selain itu, kontraktor di lapangan juga diminta tetap siaga selama periode Lebaran.
Langkah ini dilakukan agar setiap laporan kerusakan bisa langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu waktu lama.
“Tim kami dan kontraktor standby di lapangan, sehingga perbaikan bisa segera dilakukan ketika ditemukan kerusakan,” jelas Panji.
Peningkatan volume kendaraan saat arus balik menjadi perhatian utama pemerintah.
Oleh karena itu, percepatan perbaikan jalan menjadi langkah strategis untuk mencegah kemacetan maupun potensi kecelakaan akibat jalan berlubang.
BPJN Sumsel berharap seluruh proses perbaikan dapat berjalan cepat sehingga arus balik Lebaran 2026 tetap lancar dan aman.
“Kami fokus pada penanganan cepat agar pengguna jalan tetap nyaman, meskipun masih dalam suasana Lebaran,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









