Jembatan Ampera Ditutup Saat Salat Idulfitri 1447 H, Ini Jalan yang Bisa Dilalui

AKURAT.CO SUMSEL Warga Kota Palembang yang berencana melintasi Jembatan Ampera saat pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah diimbau untuk mencari jalur alternatif.
Pasalnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Palembang akan melakukan penutupan sementara akses jalan di atas jembatan ikonik tersebut selama tiga jam, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WIB.
Kebijakan ini dilakukan guna mendukung kekhusyukan umat Muslim dalam melaksanakan Salat Idulfitri yang dipusatkan di kawasan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Finan Sukma Radipta, mengatakan penutupan dilakukan karena kawasan tersebut diprediksi dipadati ribuan jemaah dari berbagai wilayah.
“Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Salat Idulfitri di Masjid Agung SMB Jayo Wikramo, kami akan melakukan penutupan sementara Jembatan Ampera mulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 08.00, baik untuk roda dua maupun roda empat,” ujarnya, Rabu (18/3/2026)
Baca Juga: Herman Deru Gelar Open House Lebaran 2 Hari di Griya Agung, Hari Pertama untuk Warga
Selain penutupan Jembatan Ampera, pihak kepolisian juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di pusat kota.
Untuk wilayah Seberang Ilir, penutupan arus kendaraan diberlakukan mulai dari Simpang Charitas, Pasar Cinde, hingga Jalan Jenderal Sudirman dan Kolonel Atmo menuju kawasan Masjid Agung.
Sementara itu, dari arah Seberang Ulu, penutupan dimulai dari Simpang Flyover Jakabaring.
“Pengendara dari arah Ilir akan dialihkan mulai dari Simpang Charitas hingga Jalan Sudirman. Sedangkan dari arah Ulu, penutupan dimulai dari Simpang Flyover Jakabaring,” jelas Finan.
Masyarakat yang hendak menyeberangi Sungai Musi di waktu tersebut disarankan menggunakan jalur alternatif seperti Jembatan Musi II, Jembatan Musi IV, dan Jembatan Musi VI.
Polisi juga mengimbau warga untuk menyesuaikan waktu perjalanan guna menghindari kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







