Herman Deru Minta Pemudik Tak Andalkan GPS, Utamakan Tanya Petugas di Jalur Mudik Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, mengingatkan para pemudik agar tidak sepenuhnya mengandalkan aplikasi navigasi seperti GPS atau Google Maps saat melintasi jalur mudik di wilayah Sumsel.
Ia menegaskan pentingnya bertanya langsung kepada petugas di lapangan untuk menghindari kesalahan rute maupun terjebak kemacetan.
“Jangan malu bertanya. Jangan hanya mengandalkan GPS atau Google Maps saja,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menurut Herman Deru, pemerintah telah menyiapkan berbagai pos pelayanan di sepanjang jalur mudik yang bisa dimanfaatkan pemudik. Pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat, tetapi juga pusat informasi kondisi lalu lintas.
Posko yang tersedia antara lain pos kepolisian, Koramil, pos terpadu, hingga pos kesehatan dan Bina Marga.
Baca Juga: Sinopsis Na Willa, Film Drama Keluarga Musikal Terbaru Karya Sutradara Jumbo
“Kalau ada jalan padat atau macet, silakan bertanya ke petugas di pos yang tersedia,” katanya.
Selain itu, Deru mengingatkan pemudik untuk tidak terpaku pada satu jalur saja. Ia menyebutkan Sumatera Selatan memiliki sejumlah alternatif rute yang dapat dipilih sesuai kondisi lalu lintas.
Mulai dari jalan tol, jalur lintas timur, hingga lintas tengah bisa menjadi opsi untuk menghindari kepadatan kendaraan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan libur panjang yang diberikan pemerintah menjelang Lebaran. Kebijakan ini dinilai memberi fleksibilitas bagi masyarakat dalam menentukan waktu mudik.
Karena itu, pemudik diimbau tidak memaksakan perjalanan dengan target waktu tertentu atau memilih hari yang berpotensi padat.
“Manfaatkan kelonggaran waktu, jangan memaksakan harus sampai pada jam tertentu,” ujarnya.
Herman Deru juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Ia mengingatkan pengendara untuk segera beristirahat jika merasa lelah.
Menurutnya, faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan.
“Istirahat kalau capek. Banyak kecelakaan terjadi karena human error,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 4Bansos PKH BPNT Agustus 2026 Cair, Dapat Berapa?
- 5Sempat Mondar-mandir di Danau OPI, Pemuda Ini Ditemukan Tewas Tergantung
- 6Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 8Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









