BP3MI Sumsel Tangani Kepulangan Jenazah Warga Palembang dari Kamboja

AKURAT.CO SUMSEL Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan mengonfirmasi kepulangan jenazah M. Erlangga (28), warga Kalidoni, Palembang, yang meninggal dunia di Kamboja.
Jenazah tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II pada Rabu sore (4/3/2026).
Meski telah tiba di tanah air, penyebab pasti kematian pria kelahiran 1998 tersebut masih menyisakan tanda tanya besar.
Guna mengungkap fakta di balik insiden tersebut, BP3MI telah berkoordinasi untuk melakukan tindakan medis lebih lanjut.
Kepala BP3MI Sumsel, Waydinsyah, menyatakan bahwa pihaknya langsung memfasilitasi evakuasi jenazah setibanya di Palembang.
Baca Juga: Jadwal Libur Lebaran 2026 Bagi Anak Sekolah Berdasarkan SKB 3 Menteri
Langkah otopsi diambil sebagai prosedur penting untuk memverifikasi penyebab kematian korban yang terjadi pada 17 Februari lalu.
"Jenazah sudah kami terima dan segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Kami ingin mengetahui secara jelas dan objektif apa penyebab utama kematian almarhum," ujar Waydinsyah saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan laporan awal yang diterima BP3MI dari perwakilan di Kamboja, korban disebut meninggal dunia akibat terjatuh dari sebuah gedung.
Erlangga dinyatakan wafat dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat pendarahan hebat di bagian kepala.
Namun, Waydinsyah mengaku informasi yang didapat dari pihak di Kamboja masih sangat terbatas.
Pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja atau ada unsur lain.
"Perwakilan kita di sana juga minim informasi. Mereka meminta kami menunggu dokumen lengkap dan hasil pemeriksaan dari Kamboja yang akan dikirimkan menyusul. Jadi, saat ini fokus kita adalah menunggu hasil autopsi dari Polda Sumsel," tambahnya.
Baca Juga: Sumsel Masuk 10 Besar Kasus Scam Nasional, OJK Ingatkan Kecepatan Lapor Jadi Kunci Dana Kembali
Data BP3MI mencatat bahwa almarhum berangkat ke Kamboja pada Oktober 2025 melalui jalur Medan. Diketahui, ini merupakan kali kedua almarhum bekerja di negara tersebut setelah sebelumnya sempat pulang ke Indonesia.
Kasus ini menambah daftar panjang pemulangan warga Sumatera Selatan dari luar negeri.
Waydinsyah membeberkan fakta mengkhawatirkan bahwa sepanjang tahun 2026 ini saja, sudah ada 50 warga Sumsel yang dipulangkan melalui Bandara SMB II Palembang.
"Informasi yang kami terima, masih ada belasan warga Sumsel lainnya yang saat ini berada di Kamboja," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








