Sumsel

MBG Tetap Dibagikan Jelang Lebaran di Palembang, Distribusi Dilakukan di Hari Terakhir Sekolah

Kurnia | 5 Maret 2026, 12:00 WIB
MBG Tetap Dibagikan Jelang Lebaran di Palembang, Distribusi Dilakukan di Hari Terakhir Sekolah

AKURAT.CO SUMSEL Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Palembang, Sumatera Selatan, dipastikan tetap berjalan menjelang libur Hari Raya Idulfitri 2026.

Namun, pembagiannya tidak dilakukan saat masa libur, melainkan pada hari terakhir kegiatan belajar mengajar sebelum sekolah ditutup.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hayati, mengatakan kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026. Dalam aturan itu disebutkan distribusi MBG tetap dilakukan sesuai kalender akademik.

“Distribusi tidak dilakukan pada hari libur Lebaran. Pembagian dilakukan pada hari terakhir kalender akademik sebelum libur,” ujar Nurya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, mekanisme pembagian menjelang Lebaran juga disesuaikan dengan sistem paket agar tetap efektif dan tidak mengganggu jadwal sekolah.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG.

Kepala Perwakilan BPKP Sumsel, Supriyadi, mengatakan pengawasan difokuskan pada tata kelola program, terutama perencanaan menu dan kepatuhan terhadap petunjuk teknis (juknis).

Baca Juga: 56 Dapur MBG di Palembang Belum Kantongi SLHS, Dinkes: Wajib Urus Sebelum Operasional Penuh

“Ide pengawasan ini untuk meminimalisir kelemahan yang selama ini ditemukan di lapangan dan memperlancar pelaksanaan program,” katanya.

Ia menjelaskan, sebagian besar temuan selama evaluasi berkaitan dengan tata kelola, khususnya dalam penyusunan menu serta pengendalian harga bahan pangan. Menurutnya, perencanaan menu seharusnya dapat dilakukan lebih awal agar kebutuhan bahan baku dan anggaran bisa dihitung secara lebih akurat.

“Penentuan menu untuk satu minggu ke depan sebenarnya bisa direncanakan jauh hari. Jika masing-masing SPPG sudah memiliki kerja sama dan perjanjian yang jelas, harga bahan bisa lebih terkendali,” jelasnya.

BPKP juga menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan program MBG. Supriyadi mengingatkan, apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran serius terhadap juknis, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan evaluasi menyeluruh hingga pencabutan izin operasional.

Meski pengawasan diperketat, distribusi MBG tetap berjalan normal hingga hari terakhir sekolah sebelum libur Idulfitri.

Pemerintah memastikan program ini tetap menjadi prioritas untuk mendukung pemenuhan gizi siswa, termasuk menjelang momen Lebaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia