Sumsel

Empat Siswa SD di Palembang Keracunan, Dinas Kesehatan dan BPOM Lakukan Investigasi

Haris Ma'ani | 30 Juli 2024, 15:33 WIB
Empat Siswa SD di Palembang Keracunan,  Dinas Kesehatan dan BPOM Lakukan Investigasi

AKURAT.CO SUMSEL Diduga akibat mengonsumsi minuman beraneka rasa di jantin sekolah, empat murid SD Negeri 39 Palembang keracunan. Insiden ini terjadi, Senin, (29/7/2024).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amril menjelaskan bahwa keempat siswa tersebut mengalami pusing dan sesak napas setelah meminum jajanan yang dibeli di kantin.

Para guru segera bertindak cepat dengan membawa siswa-siswa tersebut ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kejadian ini terjadi pada Senin (29/7/2024). Para siswa mengalami pusing dan sesak napas setelah minum minuman yang bervariasi rasa dari kantin sekolah. Guru-guru di sana langsung membawa mereka ke rumah sakit," ujar Amril, Selasa (30/7/2024).

Merespons kejadian ini, Dinas Pendidikan Palembang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPOM Palembang untuk membentuk tim khusus yang akan memeriksa kantin di SD Negeri 39. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kualitas jajanan yang dijual di lingkungan sekolah.

Baca Juga: 5 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Muara Enim, Baru 0,75 Hektare Berhasil Dipadamkan

"Hari ini, kami akan memeriksa makanan yang dijual di kantin SD Negeri 39 bersama Dinas Kesehatan dan BPOM Palembang. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada lagi makanan atau minuman yang berpotensi menyebabkan keracunan," jelasnya.

Amril juga menegaskan bahwa jika ditemukan bukti bahwa jajanan kantin tersebut menyebabkan keracunan, maka kantin tersebut akan dikenakan sanksi tegas. Sanksi ini bisa berupa larangan berjualan hingga penutupan kantin.

"Kami akan mengambil tindakan tegas, termasuk melarang kantin untuk menjual makanan jika terbukti menyebabkan keracunan," tegasnya.

Selain itu, Amril mengimbau para siswa dan orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Ia menekankan pentingnya memperhatikan kesehatan dan keamanan makanan demi mencegah kejadian serupa di masa depan.

"Kami meminta orang tua dan siswa untuk berhati-hati saat memilih jajanan. Pastikan makanan yang dikonsumsi aman dan sehat untuk menghindari kejadian seperti ini," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto