Sumsel

Truk Pengangkut Aksesori HP Terbakar di Jalintim Banyuasin, Kerugian Capai Rp800 Juta

Maman Suparman | 29 April 2025, 14:47 WIB
Truk Pengangkut Aksesori HP Terbakar di Jalintim Banyuasin, Kerugian Capai Rp800 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Sebuah truk pengangkut paket yang berisi aksesori ponsel dan berbagai barang lainnya hangus terbakar di ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung, tepatnya di perbatasan Kelurahan Sterio, Kecamatan Banyuasin III, dengan Kecamatan Suak Tapeh, Selasa (29/4/2025) sekitar pukul 00.49 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai Rp800 juta akibat seluruh muatan truk ludes dilalap api.

Menurut keterangan pihak berwenang, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting di bagian roda kendaraan yang kemudian memunculkan percikan api.

Api dengan cepat menyambar bagian mudah terbakar dari muatan yang ada di dalam truk.

Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, 29 April 2025

Fahmi, sang sopir, mengaku mencium bau menyengat dari arah bawah truk saat melintas di lokasi kejadian. Ia pun segera menepikan kendaraannya, namun api sudah terlihat membesar dan mulai membakar badan truk.

"Saya langsung berhenti saat cium bau aneh, dan api sudah besar," ujar Fahmi di lokasi kejadian.

Regu pemadam kebakaran dari Pos Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, yang tiba di lokasi, memerlukan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api yang telah membumbung tinggi.

“Petugas kami berhasil memadamkan api dalam waktu dua jam,” kata Asyrul Sani, Plt Kabid Pemadam Kebakaran Banyuasin, mewakili Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Banyuasin, Alamsyah Rianda.

Meski sempat padam pada tengah malam, kobaran api kembali muncul menjelang subuh. Petugas pun harus kembali ke lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang bisa memicu kebakaran susulan.

“Api sempat muncul kembali subuh tadi, jadi kami lakukan pemadaman lanjutan,” imbuh Asyrul.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia