Kemenpar Dorong Sumsel Jadi Destinasi Utama Wisata Natal dan Tahun Baru 2024-2025

AKURAT.CO SUMSEL Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diproyeksikan menjadi salah satu destinasi utama dalam pergerakan wisata selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025. Beragam persiapan dilakukan untuk menyambut lonjakan wisatawan yang diprediksi mencapai ratusan ribu orang.
Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Arinarsa JS, mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam mobilitas masyarakat menuju Sumsel, didorong oleh libur sekolah dan pertumbuhan ekonomi.
"Diperkirakan kunjungan wisatawan ke Sumsel akan meningkat hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sekitar 500 ribu orang diprediksi akan tiba melalui berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara," ungkap Arinarsa, Kamis (26/12/2024).
Salah satu pintu gerbang utama Sumsel, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, mencatat lonjakan penumpang yang signifikan. Hingga 24 Desember 2024, jumlah penumpang yang tercatat telah mencapai 165 ribu orang.
Sementara itu, Pembantu Direktur II Bidang Umum Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Palembang, Muh Yahyaddin, menilai momentum libur Nataru sebagai peluang emas untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.
“Sebelumnya, Kementerian Pariwisata mengeluarkan Surat Edaran untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan kegiatan wisata selama perayaan Natal dan Tahun Baru, guna mendorong peningkatan minat wisatawan baik domestik maupun internasional,” ujarnya.
Yahyaddin mengungkapkan, pergerakan wisatawan domestik selama Nataru diperkirakan mencapai 110,7 juta orang, dengan potensi perputaran uang hingga Rp116 triliun.
“Angka tersebut menggambarkan bahwa sektor pariwisata berperan penting sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan, berbagai pihak di Sumsel telah melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan memantau kondisi cuaca.
“Informasi cuaca harus menjadi bagian integral dari koordinasi, mengingat pentingnya keselamatan dan kenyamanan wisatawan,” katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









