Pajak Kendaraan dan Bahan Bakar Jadi Penyumbang Terbesar Penerimaan Pajak Daerah Sumsel 2024

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengumumkan bahwa realisasi penerimaan pajak daerah sepanjang tahun 2024 berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Sampai dengan 31 Desember 2024, total penerimaan pajak daerah tercatat sebesar Rp. 4.743.965.872.296, atau mencapai 107,29% dari target yang ditetapkan, dengan selisih "over target" sebesar Rp. 322.408.218.801.
Kepala Bapenda Sumsel, Achmad Rizwan, menyampaikan bahwa sejumlah jenis pajak daerah menunjukkan kinerja yang sangat baik, bahkan melebihi target yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang ditargetkan sebesar Rp. 1,21 triliun, namun berhasil tercapai hingga Rp. 1,28 triliun atau 105,27% dari target yang ditentukan.
Selain itu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) juga menunjukkan pencapaian positif dengan realisasi sebesar Rp. 1,16 triliun, mencapai 105,98% dari target yang diinginkan. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) juga mencatatkan hasil yang luar biasa dengan realisasi mencapai Rp. 1,62 triliun, atau 117,71% dari target yang ditetapkan.
Sektor Pajak Air Permukaan juga mengalami kenaikan signifikan, dengan penerimaan sebesar Rp. 21,25 miliar, mencapai 152,87% dari target yang hanya sebesar Rp. 13,9 miliar. Sementara itu, Pajak Rokok tercatat dengan penerimaan sebesar Rp. 661,59 miliar, meskipun sedikit di bawah target yang sebesar Rp. 720,24 miliar, dengan pencapaian mencapai 91,86%.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, Polda Sumsel Razia Diskotek di Palembang Temukan Puluhan Pil Ekstasi
Rizwan, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi yang kuat antara Bapenda, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, PT Jasa Raharja Cabang Sumsel, serta seluruh elemen masyarakat Sumsel. Rizwan menekankan bahwa kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak sangat krusial untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah.
"Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Sumsel atas kesadaran dan partisipasi aktif mereka dalam memenuhi kewajiban pajak. Dukungan ini sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah kita. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya kontribusi pajak untuk kemajuan Sumsel," kata Rizwan.
Lebih lanjut, Rizwan berharap agar capaian positif ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun mendatang.
"Kami berharap angka positif ini dapat menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Pembangunan yang berkelanjutan sangat bergantung pada dukungan semua pihak," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








