SMB II Palembang Tegaskan Prosedur Keamanan Dijalankan, Terkait Viral Penyamaran Pramugari Batik Air

AKURAT.CO SUMSEL Manajemen Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang angkat bicara terkait viralnya aksi seorang wanita muda yang menyamar sebagai pramugari Batik Air dan berhasil ikut penerbangan rute Palembang–Jakarta.
Pihak bandara menegaskan bahwa seluruh prosedur keamanan telah dijalankan sesuai standar operasional yang berlaku.
General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan setiap calon penumpang maupun kru maskapai wajib melalui tahapan pemeriksaan keamanan sebelum naik ke pesawat, termasuk dalam peristiwa yang kini ramai diperbincangkan di media sosial tersebut.
“Bandara SMB II Palembang menerapkan pemeriksaan keamanan kepada seluruh calon penumpang dan kru maskapai tanpa pengecualian,” ujar Ahmad Syaugi, Kamis (8/1/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta pada Selasa (6/1/2026).
Baca Juga: Terungkap Alasan di Balik Penyamaran Khairun Nisa Jadi Pramugari Gadungan Batik Air
Seorang penumpang perempuan yang mengenakan seragam menyerupai awak kabin Batik Air tetap diproses sebagai penumpang reguler dan melewati jalur pemeriksaan Security Check Point (SCP).
Menurutnya, personel Aviation Security (Avsec) melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari verifikasi boarding pass, pemeriksaan tubuh, hingga barang bawaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan yang bersangkutan memiliki boarding pass resmi dan tidak membawa barang terlarang.
“Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan dinyatakan memenuhi persyaratan keamanan penerbangan. Proses ini juga terekam dalam sistem CCTV bandara,” jelasnya.
Belakangan diketahui, perempuan tersebut bernama Khairun Nisya alias Nisya (23), warga Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Nisya menyamar dengan mengenakan seragam lengkap pramugari Batik Air, termasuk atribut identitas dan koper berlogo maskapai, sehingga aksinya tidak menimbulkan kecurigaan awal.
Penyamaran tersebut baru terungkap setelah pesawat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pihak maskapai menemukan ketidaksesuaian pada identitas yang digunakan, termasuk desain atribut lama yang sudah tidak digunakan awak kabin Batik Air sejak belasan tahun lalu.
Menanggapi kejadian itu, pihak bandara memastikan penanganan dilakukan secara profesional dengan berkoordinasi langsung bersama maskapai penerbangan terkait.
“Kejadian ini telah diinvestigasi dan ditangani sesuai ketentuan operasional yang berlaku, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan penerbangan,” pungkas Ahmad Syaugi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem









