Sumsel

Tradisi Unik Penuh Berkah Jelang Lebaran, Ketua RT di Palembang Bagikan 128 Ayam Hidup

Maman Suparman | 29 Maret 2025, 16:00 WIB
 Tradisi Unik Penuh Berkah Jelang Lebaran, Ketua RT di Palembang Bagikan 128 Ayam Hidup

AKURAT.CO SUMSEL Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, seorang ketua Rukun Tetangga (RT) di Palembang melakukan tradisi unik dengan membagikan 128 ekor ayam merah hidup kepada warganya yang membutuhkan.

Zainal Aripin, Ketua RT 35 Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, menggelar aksi sosial ini di halaman rumahnya pada Jumat (29/3/2025).

Tradisi pembagian ayam hidup ini telah dilakukan Zainal sejak tahun 2019, ketika ia pertama kali menjabat sebagai ketua RT.

Tujuannya adalah untuk meringankan beban ekonomi warganya, terutama mereka yang kurang mampu, agar dapat merasakan kebahagiaan menyantap hidangan ayam di hari Lebaran.

Baca Juga: Pengiriman Paket PT Pos Indonesia di Palembang Tutup pada Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali 1 April 2025

"Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan warga, terutama mereka yang mungkin kesulitan membeli ayam. Ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga," ujar Zainal Aripin, Sabtu (29/3/2025).

Ayam-ayam yang dibagikan Zainal diperoleh dari berbagai sumber, termasuk donasi dari warga, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sebagian dari dana pribadinya.

Ia selalu mendokumentasikan setiap bantuan yang diterimanya dan mengirimkan bukti kepada para donatur sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Pembagian ayam hidup ini disambut antusias oleh warga. Mereka yang berhak menerima ayam telah mendapatkan kupon sebelumnya, sehingga proses pembagian berjalan tertib dan lancar.

Zainal berharap tradisi ini dapat menginspirasi RT lain untuk melakukan hal serupa demi membantu meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia