Sumsel

Cristiano Ronaldo Belum Bersinar, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo

Kurnia | 18 Juni 2026, 13:00 WIB
Cristiano Ronaldo Belum Bersinar, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo
Ekspresi dua pemain Tim Nasional Portugal, Cristiano Ronaldo (7) dan Bruno Fernandes (8), saat gawang mereka dijebol Republik Demokratik Kongo pada laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston, Amerika Serikat, Rabu (17/8/2026). X/BRFootball

AKURAT.CO SUMSEL Timnas Portugal harus mengawali perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan hasil kurang maksimal. Skuad Selecao das Quinas hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada laga Grup K di Houston Stadium, Amerika Serikat, Kamis (18/6/2026).

Hasil tersebut membuat Portugal kehilangan peluang meraih tiga poin pada pertandingan pembuka.

Sorotan pun tertuju kepada Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya yang diharapkan mampu membawa Portugal tampil kuat sejak awal turnamen.

Portugal sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Tim asuhan Roberto Martinez langsung memberikan tekanan dan berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit.

Gol cepat Portugal tercipta melalui sundulan Joao Neves setelah menerima umpan matang dari Pedro Neto. Keunggulan tersebut sempat membuat Portugal terlihat menguasai jalannya pertandingan.

Baca Juga: PT Pusri Dorong Kejayaan Kopi Arabika Kintamani Lewat Program Pendampingan Petani

Namun, RD Kongo perlahan mulai bangkit dan mampu keluar dari tekanan. Tim asal Afrika tersebut mulai menemukan ritme permainan serta memberikan ancaman ke pertahanan Portugal.

Upaya RD Kongo akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Yoane Wissa mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan pada masa tambahan waktu.

Gol tersebut menjadi catatan bersejarah bagi RD Kongo karena menjadi gol pertama mereka dalam ajang Piala Dunia.

Pelatih Portugal Roberto Martinez mengakui timnya mengalami penurunan performa setelah berhasil mencetak gol lebih awal. Menurutnya, Portugal kehilangan beberapa aspek penting dalam permainan.

"Setelah mencetak gol, kami kehilangan kedalaman serangan dan kelancaran dalam penguasaan bola. Itu memberi mereka kesempatan untuk kembali menemukan bentuk permainan," ujar Martinez.

Martinez menilai gol balasan RD Kongo membuat lawan semakin percaya diri sehingga pertandingan berjalan lebih sulit bagi Portugal.

Meski gagal menang, pelatih berusia 52 tahun itu tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya. Ia menegaskan hasil imbang tersebut bukan karena kurangnya motivasi atau kerja keras.

"Saya puas dengan sikap tim. Ini bukan masalah komitmen atau semangat juang. Para pemain terus mencoba mencari kemenangan hingga akhir," katanya.

Kini Portugal harus segera melakukan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya di Grup K Piala Dunia 2026.

Dengan pengalaman Cristiano Ronaldo dan sejumlah pemain bintang lainnya, Portugal masih memiliki peluang untuk bangkit dan menjaga ambisi mereka di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia