Sumsel

Kalah 0-1 dari Persekat Tegal, Manajemen Sriwijaya FC Protes Keras Kepemimpinan Wasit

Maman Suparman | 18 Oktober 2025, 15:45 WIB
Kalah 0-1 dari Persekat Tegal, Manajemen Sriwijaya FC Protes Keras Kepemimpinan Wasit

AKURAT.CO SUMSEL Kekalahan tipis Sriwijaya FC (SFC) dari Persekat Tegal dengan skor 0-1 dalam laga Pegadaian Championship 2025 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Jumat (17/10/2025), menyisakan kekecewaan mendalam bagi tim tuan rumah.

Bukan hanya karena kehilangan tiga poin di kandang sendiri, namun juga karena manajemen menilai kepemimpinan wasit Zulpriadi penuh kejanggalan dan merugikan tim.

Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, menilai sejumlah keputusan wasit dalam laga tersebut tidak adil dan akan dilaporkan secara resmi ke otoritas kompetisi.

“Kepemimpinan wasit tidak beres! Kami merasa benar-benar dikerjai,” tegas David dengan nada kesal usai pertandingan.

Salah satu keputusan yang disoroti adalah kartu merah untuk pemain SFC, Eros Dermawan, pada menit ke-51. Menurut David, insiden tersebut seharusnya tidak berujung hukuman berat.

“Eros itu justru ditackling lawan, dia lompat untuk menghindar. Tapi anehnya malah dia yang dapat kartu merah. Ini jelas janggal,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).

David juga mempertanyakan penggunaan VAR (Video Assistant Referee) yang dinilai tidak konsisten selama pertandingan.

Baca Juga: Guru di SMAN 16 Palembang Dianiaya Rekan Seprofesi, Berawal dari Cekcok Soal Berkas Sertifikasi

“Setiap pemain kami melanggar sedikit saja langsung dilihat VAR. Tapi saat pemain lawan melanggar, VAR tidak digunakan. Bahkan wasit seperti sengaja mencari kesalahan pemain kami,” katanya.

Akibat kartu merah tersebut, Sriwijaya FC harus bermain dengan 10 orang, dan pada akhirnya kebobolan di masa injury time lewat gol Rocky Mandosir menit ke-90+2. Gol itu memastikan kemenangan Persekat Tegal sekaligus memperpanjang catatan buruk SFC di kandang.

David mengatakan pihaknya akan meninjau ulang rekaman pertandingan untuk dijadikan bukti laporan resmi terkait dugaan kepemimpinan wasit yang merugikan timnya.

“Kami akan kumpulkan bukti dari siaran ulang. Kami ingin tunjukkan bahwa keputusan wasit tidak proporsional. Kartu merah Eros itu tidak layak,” tegasnya.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi tamparan bagi “Elang Andalas” yang sebelumnya bertekad bangkit di hadapan pendukung sendiri.

Dengan hasil ini, Sriwijaya FC kembali gagal meraih poin penuh dan makin tertinggal di klasemen sementara Pegadaian Championship 2025.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia