Sumsel

Pengamat Politik Sumsel: Pilwako Palembang Tidak Semenarik Pilgub

Deni Hermawan | 19 Maret 2024, 19:00 WIB
Pengamat Politik Sumsel: Pilwako Palembang Tidak Semenarik Pilgub

AKURAT.CO SUMSEL Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar memprediksi Pilwako Palembang tidak akan semenarik Pilgub Sumsel jika tidak ada garansi perubahan. 

Bukan hanya itu saja, masyrakat juga akan jenuh karena banyak kesamaan pola dan strategi publikasi para figur bakal paslon Wali Kota Palembang.

“Lihat saja, cara mereka branding diri itu sama semua,” ujar Bagindo, Selasa (19/3/2024).

Tak hanya itu, lanjut Bagindo kejenuhan publik terhadap para bakal paslon juga terlihat dari tanpa adanya faktor pembeda antar paslon dalam tebar pesona alias personal branding yang diutamakan.

"Issu-issue permasalahan pembangunan yang acapkali dikaji tak lebih seputar banjir, jalanan macet, pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, pendidikan, UMKM, Infrastruktur jalan, pasar dan keamanan sering kali jadi senjata dalam menarik simpati publik," katanya.

Padahal pembangunan perkotaan saat ini butuh pemimpin yang mampu mewujudkan konsep pembangunan yang futuristik, modern, terbuka, non APBD dan kompetitif dengan tanpa kehilangan jati dirinya.

Yang hingga saat ini tak satu pun dari bakal calon walikota yang ada mampu meng breakdown atau merepresentasikan konsep baru pembangunan kota ini di masa masa yang akan datang.

Baca Juga: Peluang Mawardi-Harnojoyo di Pilgub Sumsel Tak Begitu Besar, Begini Pandangan Pengamat

"Bagaimana mungkin bisa berharap terjadi lompatan perubahan atas performa juga kinerja atas seluruh unsur keberadaan kota ini. Bila nanti kota ini berada dalam pemimpin yang tak piawai mengendalikan dan memilih alternatif model dan strategi pembangunan," katanya.

Artinya kota ini butuh pemimpin yang sarat gagasan bukan gagah gagahan,apalagi bila harus ditampilkan dalam beragam media periklanan. 

lanjutnya lagi, apakah masyarakat tidak menyadari kota ini dalam 10 tahun terakhir nyaris tak berubah atau berkembang.

"Bandingkan dengan kemajuan Ibukota provinsi-provinsi lain di negeri ini. Kota ini relatif tertinggal,” ungkapnya. (Deni K)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto