Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan Akan Ditindak Tegas, PJ Gubernur Sumsel Akan Turunkan Tim Ahli

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel semakin marak apalagi di saat musim kemarau, maka itu Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Agus Fatoni, meminta para pelaku pembakaran lahan dan hutan ditindak tegas.
"Yang tak kalah penting lakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pihak-pihak pelaku pembakaran," tegas Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, Kemarin.
Fatoni meminta semua penegak hukum, dari kepolisian hingga kejaksaan, untuk menindak pelaku pembakaran dengan tegas.
Selain itu, pihaknya berencana mengirimkan tim ahli untuk menangani kebakaran hutan di Sumsel.
"Untuk mengatasi Karhutla berbagai pihak kita libatkan, Pemprov Sumsel bersama Kodam, Polda, Kejati bahkan perusahaan," ucapnya.
Lanjutnya, 8.003 hektare lahan di Sumsel berada dalam kondisi rawan kebakaran, sementara 1,2 juta hektare lahan gambut.
Sebagai informasi tambahan, 11 ribu lebih titik api atau hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), jumlah titik api itu tecratat dari Januari sampai Oktober 2023.
Faktor angin yang kencang, lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, dan kekurangan sumber air untuk pemadaman akhirnya memperparah keadaan.
Namun, kasus Inpeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang disebabkan oleh kabut asap karhutla tidak meningkat secara signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









