Sumsel

Lulusan Muda Korea Selatan Ramai-ramai Cari Kerja ke Jepang, Peluang Karier Jadi Daya Tarik

Kurnia | 3 Agustus 2026, 12:00 WIB
Lulusan Muda Korea Selatan Ramai-ramai Cari Kerja ke Jepang, Peluang Karier Jadi Daya Tarik
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Semakin banyak lulusan muda Korea Selatan memilih membangun karier di Jepang.

Ketatnya persaingan mendapatkan pekerjaan di dalam negeri membuat negara tetangga tersebut menjadi tujuan baru, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan Jepang yang sedang kekurangan tenaga kerja profesional.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya kegiatan rekrutmen lintas negara yang mempertemukan pencari kerja asal Korea Selatan dengan perusahaan Jepang.

Berbagai bursa kerja khusus digelar di Seoul sepanjang tahun ini dan mendapat sambutan tinggi dari para lulusan baru yang ingin merintis karier di luar negeri.

Pendiri platform rekrutmen KOREC, Moe Kasugai, mengatakan ide membangun layanan tersebut muncul setelah melihat banyak mahasiswa berprestasi di Korea Selatan kesulitan memperoleh pekerjaan meski memiliki kemampuan akademik dan penguasaan bahasa Jepang yang baik.

Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa peluang kerja di Korea Selatan tidak sebanding dengan jumlah lulusan berkualitas yang memasuki pasar tenaga kerja setiap tahun.

Di sisi lain, Jepang justru menghadapi tantangan berbeda. Penurunan angka kelahiran dan meningkatnya populasi lanjut usia membuat banyak perusahaan kesulitan mendapatkan tenaga kerja baru.

Baca Juga: 5 Ramalan Zodiak Hari Ini: Leo Penuh Percaya Diri, Gemini Dapat Peluang Baru, Scorpio Diminta Lebih Bijak

Situasi tersebut mendorong perusahaan Jepang membuka lebih banyak kesempatan bagi talenta asing, termasuk dari Korea Selatan.

Sejumlah perusahaan besar Jepang kini aktif mencari kandidat asal Korea Selatan untuk mengisi berbagai posisi profesional, mulai dari teknologi informasi, pengembangan gim, hingga sektor ritel dan layanan bisnis.

Platform rekrutmen dari kedua negara pun mulai menghadirkan layanan khusus yang mempermudah proses penempatan kerja lintas negara.

Perbedaan kondisi pasar tenaga kerja menjadi salah satu alasan utama meningkatnya minat bekerja di Jepang.

Tingkat pengangguran usia muda di Korea Selatan masih relatif tinggi, sementara Jepang memiliki tingkat pengangguran yang jauh lebih rendah sehingga peluang mendapatkan pekerjaan dinilai lebih besar.

Data dari Korea Labor Institute menunjukkan lebih dari 80 ribu warga Korea Selatan kini bekerja di Jepang. Sebagian besar menempati posisi profesional, bukan pekerjaan berkeahlian rendah yang selama ini identik dengan pekerja migran.

Sementara itu, program penempatan kerja pemerintah Korea Selatan juga mencatat peningkatan signifikan.

Sepanjang tahun lalu, lebih dari dua ribu anak muda berhasil memperoleh pekerjaan di Jepang, meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Jepang kini menjadi tujuan utama bagi warga Korea Selatan yang ingin bekerja di luar negeri.

Pengamat menilai lulusan Korea Selatan memiliki daya saing yang tinggi di Jepang.

Selain kemampuan teknis, banyak kandidat menguasai bahasa Jepang dan memahami budaya kerja setempat, sehingga proses adaptasi dinilai lebih mudah dibandingkan tenaga kerja dari negara lain.

Meski demikian, perusahaan Jepang masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan pekerja muda asal Korea Selatan.

Berbeda dengan budaya kerja tradisional Jepang yang menekankan loyalitas jangka panjang, generasi muda Korea Selatan cenderung lebih terbuka untuk berpindah perusahaan demi memperoleh peluang karier dan penghasilan yang lebih baik.

Di luar aspek ekonomi, meningkatnya mobilitas tenaga kerja juga dinilai membawa dampak positif terhadap hubungan kedua negara.

Interaksi di lingkungan kerja diyakini dapat mempererat pemahaman budaya antara masyarakat Jepang dan Korea Selatan yang selama ini memiliki hubungan sejarah yang kompleks.

Dengan kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat di Jepang dan ketatnya persaingan kerja di Korea Selatan, tren perpindahan profesional muda diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa tahun mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia