Bocah 8 Tahun di Palembang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Masjid, Tubuh Tertancap Pagar

AKURAT.CO SUMSEL Seorang bocah laki-laki berinisial ZA (8) meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai dua sebuah masjid di Jalan KH Azhari, Kelurahan 14 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang.
Nahas, tubuh korban tertancap pada ujung pagar yang runcing di area masjid tersebut.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (12/3/2026). Korban yang merupakan warga Kelurahan 14 Ulu mengalami luka serius di bagian perut akibat insiden tersebut.
Dari rekaman CCTV masjid, terlihat korban terjatuh dari lantai dua bangunan. Setelah korban jatuh, seorang temannya yang berada di lokasi langsung menghampiri dan meminta pertolongan.
Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu II, Iptu Usman AZ, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian mengetahui peristiwa itu sehari setelah kejadian.
Baca Juga: Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 Series di Indonesia, Harga Mulai Rp2 Jutaan
“Iya memang benar kejadiannya. Kami juga mengetahui kejadian tersebut sehari setelah peristiwa terjadi,” ujar Usman saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).
Usman mengatakan pihak keluarga korban tidak ingin memperpanjang persoalan tersebut dan menganggap kejadian itu sebagai musibah.
“Sudah kami datangi rumah duka. Keluarga korban cenderung tertutup dan menganggap kejadian ini sebagai musibah, sehingga tidak ingin memperpanjang masalah,” katanya.
Sementara itu, Sadek, salah satu pengurus masjid, mengatakan saat kejadian dirinya sedang berada di tempat wudhu. Korban diketahui sedang bermain bersama teman-temannya usai mengikuti kegiatan mengaji.
Tak lama kemudian, salah satu teman korban berteriak meminta bantuan setelah melihat korban jatuh dari lantai atas.
“Ada anak yang teriak memberi tahu kalau temannya jatuh dari atas,” ujarnya.
Menurut Sadek, sebelum kejadian tersebut pihak pengurus masjid sebenarnya sudah berencana memasang pagar pengaman yang lebih tinggi di area lantai dua.
“Di sini memang sering banyak anak-anak bermain, bukan hanya korban saja. Sebenarnya pengurus sebelumnya sudah ada rencana untuk memasang pagar yang lebih tinggi agar lebih aman,” katanya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









