Sumsel Keluhkan Biaya Logistik Membengkak, AHY Siap Koordinasikan Solusi ke Pusat

AKURAT.CO SUMSEL Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan rapat koordinasi pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran 2026 di Griya Agung, Palembang, Selasa (10/2/2026).
Dalam rapat itu, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memaparkan berbagai kebutuhan mendesak, salah satunya percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat. Pelabuhan tersebut diproyeksikan menjadi pengganti Pelabuhan Boom Baru yang kini dinilai tidak lagi memadai.
Menurut Deru, lokasi Pelabuhan Boom Baru yang berada di tengah kota serta kondisi Sungai Musi yang mengalami pendangkalan menjadi kendala utama bagi aktivitas logistik. Kedalaman sungai saat pasang disebut hanya sekitar enam meter, sehingga kapal berkapasitas besar tidak dapat beroperasi optimal.
“Akibatnya kapal yang seharusnya mampu mengangkut hingga 20 ribu ton, kini hanya bisa membawa sekitar 8 ribu ton. Kondisi ini tentu membuat biaya logistik semakin tinggi, baik bagi BUMN maupun swasta,” ujarnya.
Selain persoalan pelabuhan, Deru juga menyoroti kerusakan berat Jalan Tanjung Api-api sepanjang kurang lebih 60 kilometer. Jalur tersebut merupakan satu-satunya akses menuju Dermaga ASDP yang melayani penyeberangan ke Pulau Bangka.
Tak hanya itu, masih terdapat kekurangan pembangunan akses sekitar sembilan kilometer menuju Pelabuhan Tanjung Carat, sementara pengerjaan baru terealisasi satu kilometer.
Permasalahan lain yang turut disampaikan adalah keberadaan sekitar 4.000 kilometer jalan eks transmigrasi yang hingga kini belum memiliki kejelasan status pengelolaan.
Jalan-jalan tersebut belum diserahkan kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten, sehingga perawatannya terkendala meski kawasan itu menjadi sentra produksi kelapa sawit.
Baca Juga: Beban Daerah Tembus Rp500 Miliar, Sumsel Desak Tambang Tinggalkan Jalan Umum
Menanggapi berbagai laporan tersebut, AHY memastikan seluruh data dan dokumen teknis akan dibawa ke tingkat pusat untuk dibahas bersama kementerian terkait. Ia menilai Sumatera memiliki potensi ekonomi besar yang perlu didukung oleh infrastruktur memadai.
“Wilayah Sumatera kaya akan sumber daya, mulai dari migas, pertambangan hingga perkebunan. Karena itu, keberadaan pelabuhan berkapasitas besar sangat penting untuk menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing,” kata AHY.
AHY juga mencatat sejumlah langkah penguatan infrastruktur yang perlu diprioritaskan. Di antaranya penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang kerap menjadi penyebab kerusakan jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Selain itu, pemerintah pusat turut mendorong percepatan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan guna mendukung ketahanan air, swasembada pangan, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Upaya peningkatan konektivitas transportasi juga menjadi perhatian, termasuk rencana pembangunan flyover untuk mengatasi hambatan mobilitas pada lintasan sebidang kereta logistik. Di sisi lain, percepatan Tol Palembang–Betung dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kemacetan seiring bertambahnya volume kendaraan.
AHY menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur dasar, khususnya air, merupakan fondasi bagi penguatan ekonomi nasional.
“Tanpa ketahanan air yang memadai, swasembada pangan sulit terwujud. Ini sejalan dengan visi Presiden dalam memperkokoh fundamental ekonomi,” tegasnya.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Selatan, sekaligus membuka peluang peningkatan investasi dan kelancaran distribusi barang di kawasan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







