Pakai Pajero, Maling di Palembang Gasak Emas 2 Suku juga Sepeda Listrik

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian dengan modus rapi terjadi di kawasan Jalan H. Azhari, Rawa Bebek, Kelurahan Kalidoni. Seorang ibu rumah tangga, Mely Salfitri (43), harus menelan pil pahit setelah rumahnya dibobol kawanan pencuri saat ia menginap satu malam di rumah orang tuanya.
Kejadian yang berlangsung pada Senin (16/2/2026) siang ini tergolong sangat rapi. Pasalnya, korban sama sekali tidak melihat adanya kerusakan pada pintu maupun jendela saat pertama kali tiba di rumah.
Kecurigaan Mely baru muncul saat ia melangkah masuk dan mendapati suasana rumah yang terasa berbeda. Begitu memeriksa ruang tengah dan kamar, ia terkejut melihat televisi serta isi lemarinya telah lenyap.
“Awalnya klien kami tidak curiga karena kondisi rumah dari luar terlihat rapi. Namun saat melihat televisi tidak ada di tempatnya dan lemari sudah kosong, barulah ia sadar telah menjadi korban pencurian,” ujar kuasa hukum korban, Dedy Irawan, Senin (22/2/2026).
Baca Juga: Diduga Salah Paham Soal Tawuran, Remaja Palembang Berujung Ditahan dan Dipukul
Barang berharga yang raib pun tak main-main. Mulai dari perhiasan emas seberat 2,70 suku, dua unit TV LED, dua speaker aktif, mesin air, hingga satu unit sepeda listrik berwarna merah. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp50 juta.
Bukti mengejutkan terungkap setelah korban memeriksa rekaman CCTV milik tetangganya. Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah mobil mewah Mitsubishi Pajero terparkir di depan rumah korban saat kejadian.
Diduga, kawanan ini berjumlah tiga orang dengan peran yang terbagi rapi: satu orang berjaga di kemudi mobil, dua orang masuk ke dalam rumah sebagai eksekutor, dan satu lainnya mengawasi situasi sekitar.
Bahkan, pergerakan mencurigakan mobil tersebut sudah terpantau kamera pengawas sejak sehari sebelum kejadian, yang mengindikasikan bahwa para pelaku telah mematangkan rencana mereka.
Aksi pencurian yang terjadi menjelang bulan suci Ramadan ini telah dilaporkan secara resmi ke Polrestabes Palembang. Pihak kuasa hukum berharap bukti rekaman CCTV yang cukup jelas dapat memudahkan polisi dalam melacak identitas para pelaku.
“Kami berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku karena bukti sudah cukup terang dari rekaman CCTV,” tegas Dedy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









