Satu-satunya Perempuan Maju di Pilgub Sumsel, Politisi Demokrat Holda Optimis Maju

AKURAT.CO SUMSEL Sejumlah nama sudah mulai bermunculan dalam kontestasi Pilgub Sumsel 2024, salah satunya adalah Politisi Demokrat, Holda yang akan bertarung dalam pertarungan kali ini.
Holda, yang merupakan satu-satunya perwakilan perempuan dalam Pilgub Sumsel tahun ini pun optimis maju untuk memimpin Sumsel dalam 5 tahun kedepan.
"Semakin meningkatnya emansipasi wanita dan banyaknya perempuan yang berkiprah di dunia politik juga menjadi salah satu alasan saya untuk maju di Pilgub Sumsel kali ini," ujar Holda, Kamis (18/4/2024).
Terlebih lagi, belum ada selama ini belum ada perwakilan denger perempuan yang maju dalam Pilgub Sumsel.
Perempuan yang sudah tiga kali duduk di kursi parlemen ini juga mengaakan bahwa perempuan juga memiliki kapasitas, kapabilitas dan persetasi yang tak kalah dari pria.
"Sekarang sudah banyak perempuan yang berkarir dan tidak kalah dengan kaum adam, selain untuk mensejahterakan rakyat saya juga ingin menginspirasi perempuan untuk dapat berkarir di bidangnya," jelasnya.
Bukan hanya soal gender saja, ia juga ingin mensejahterakan masyarkat dengan program-progaram yang akan dijalankannya nanti.
Bahkan dirinya juga yang sering berinterkasi dengan masyarakat mendapatkan bahwa Sumsel memiliki potensi yang banyak dan belum dimaksimalkan.
Baca Juga: Pastikan Maju Pilgub Sumsel, Eddy Santana Putra Ambil Formulir Pendaftaran di PDIP
"Semakin kami berinteraksi dengan masyarakat, semakin kami menyadari bahwa terdapat banyak potensi di Sumsel yang belum dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap perempuan yang saat ini menjadi Ketua Komisi IV DPRD Sumsel.
Terlebih lagi dengan taggline ekonomi hijau untuk Sumsel sejahtera dan juga merajut Sumsel menuju Indonesia Emas adalah sebuah cara agara masyrakat mendapatkan kesejahteraan dan pembangunan yang merata.
Juga memilih untuk fokus pada pengembangan ekonomi yang berorientasi pada produksi barang dan jasa yang bernilai tambah bagi masyarakat.
Ini mencakup kegiatan ekonomi seperti pertanian, manufaktur, perdagangan, dan layanan profesional.
"Hal ini diharapkan akan menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan, dan merangsang pertumbuhan ekonomi. Dalam upaya membangun ekonomi, kita perlu mengedepankan sektor-sektor ekonomi yang produktif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun









