Basarnas Evakuasi 50 Warga, 2 Kecamatan Terdampak Banjir di OKU Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Banjir melanda dua kecamatan di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir. Basarnas Palembang menurunkan tim rescue untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir.
"Ada sekitar 50 warga yang telah kita evakuasi dikarenakan sebagian besar warga lebih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing dari pada dievakuasi," kata Kepala Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, Rabu (8/5/2024).
Menurutnya, sejak tadi malam hingga sampai saat ini Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir dengan menggunakan perahu karet ke tempat yang lebih aman.
"Dalam proses evakuasi ada beberapa hal yang diprioritaskan mulai dari bayi, anak - anak, ibu hamil, dan lansia serta saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah banjir tersebut," terangnya.
Kata dia, banjir akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi di OKU beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Ogan meluap. Ribuan rumah warga, kemudian tempat ibadah dan lainnya terdampak banjir.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang OKU, 1.695 Rumah Terendam, Ribuan Warga Terdampak
Ada 2 kecamatan yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Baturaja barat dan Kecamatan Baturaja Timur.
Untuk kecamatan Baturaja barat ada 10 kelurahan/desa yang terdampak antara lain Kelurahan Tanjung agung, talang jawa, air gading, batu kuring, saung naga, desa tanjung karang, laya, karang endah, batu putih, dan desa pusar.
Sedangkan kecamatan baturaja timur ada 6 kelurahan/desa yang terdampak antara lain kelurahan sekarjaya, baturaja permai, baturaja lama, kemala raja, sukaraya dan desa air paoh dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 1695 KK.
"Di lokasi, Tim Rescue Basarnas Sumsel berkoordinasi dengan Unsur SAR Gabungan seperti TNI/Polri, BPBD, Pemda setempat seperti pihak Desa dan langsung menurunkan Alut untuk berupaya mengevakuasi warga yang terjebak banjir," ujar Raymond.
Raymond mengatakan, Kondisi saat ini untuk debit air sendiri sudah mulai surut, namun demikian Tim SAR gabungan masih melakukan pemantauan dan evakuasi terhadap warga yang memerlukan bantuan.
"Saya menghimbau agar Masyarakat selalu waspada dan hati - hati di tengah musim hujan saat ini," pungkasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









