Banjir di Lawang Kidul, Tiga Rumah Warga Rusak, Pemilik Mengungsi

AKURAT.CO SUMSEL Setelah banjir besar melanda Kecamatan Lawang Kidul, tiga rumah warga di Dusun Tanjung diterjang longsor. Akibatnya, pemilik rumah terpaksa mengungsi karena khawatir rumah mereka akan ambruk. Kejadian ini berlangsung, Kamis (23/5/2024) sekitar pukul 15.00 WIB.
Tiga rumah yang terkena dampak longsor adalah milik Cik Liman (69), Syamsuri (60), dan Siti Baridab (68), yang ketiganya merupakan saudara kandung.
Dari pantauan di lapangan, separuh dapur rumah Syamsuri dan Siti Baridab sudah ambruk terkena longsor. Sementara itu, rumah Cik Liman mengalami kerusakan pada bagian atap samping karena tanah penyangga tiang atapnya tergerus longsor.
Anita (32), cucu dari Cik Liman, menceritakan kejadian tersebut. "Saya sedang memasak di dapur ketika tiba-tiba mendengar suara yang bergerak. Saat saya keluar untuk memeriksa, ternyata suara itu berasal dari tanah yang longsor. Kami segera berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri," ungkapnya.
Anita mengungkapkan bahwa longsor ini adalah kejadian pertama sejak mereka menempati rumah tersebut.
"Banjir kali ini sangat tinggi, dan kami tidak menyangka dampaknya akan berujung longsor yang merusak rumah kami. Sebagian dapur rumah nenek saya yang lain sudah habis terkena longsor, sementara rumah kami bagian samping atapnya sudah ambruk," katanya.
Baca Juga: Banjir Bandang di Lawang Kidul Muara Enim Terjang 1.703 KK, Warga Diminta Waspada
Karena khawatir rumah mereka akan ambruk, para korban longsor ini terpaksa mengungsi ke rumah RT atau menumpang di rumah keluarga.
"Kami tidak berani tidur di rumah karena takut rumah ambruk dan menyebabkan korban jiwa," tambahnya.
Anita berharap agar mereka mendapatkan bantuan untuk memperbaiki rumah.
"Nanti jika kondisi sudah aman, sebisanya rumah itu akan kita perbaiki. Kami juga berharap ada bantuan dari pemerintah maupun pihak-pihak dermawan yang mau membantu kami," harapnya.
Plt. Lurah Tanjung Enim, Sri Haryani, membenarkan kejadian tersebut.
"Para korban sudah dievakuasi ke tempat yang aman untuk sementara waktu, karena kondisi tanah masih terus bergerak dan kami khawatir ada longsor susulan," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dari peristiwa tersebut, dua unit rumah milik Syamsuri dan Siti Baridab sebagian dapurnya sudah tergerus longsor.
"Untuk rumah Cik Liman, bagian belakang rumahnya terkena longsor dan atap samping rumahnya juga ambruk," pungkasnya. (Ika)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









